HeadlinesKarangasem

Hari Keenam Pencarian, Tim SAR Belum Temukan Nelayan yang Hilang di Bunutan

Karangasem, LenteraEsai.id – I Wayan Koti Arta (53), nelayan yang kecemplung ke laut dari atas sampan yang dipakai mencari ikan di wilayah Perairan Bunutan, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, hingga kini belum juga ditemukan.

Tim SAR gabungan yang terdiri atas unsur Basarnas, Bakamla, Balawista, BPBD dan Polair Polres Karangasem yang terjun melakukan upaya pencarian, hingga hari keenam jatuhnya korban ke permukaan air laut, belum juga menemukan tanda-tanda bahwa korban akan secepatnya dapat ditemukan.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Karangasem, I Gusti Ngurah Eka Widnyana, saat dikonfirmasi, Senin (11/10/2021) petang mengatakan bahwa pihaknya sampai saat ini masih belum menemukan keberadaan korban.

“Sampai hari keenam ini pencarian terhadap korban hasilnya masih nihil. Dan kini karena hari sudah gelap, maka pencarian akan kami lanjutkan lagi pada besok pagi,” kata Ngurah Eka.

Ngurah Eka menyebutkan, tim SAR gabungan telah mengerahkan kemampuan terbaik yang dimiliki oleh masing-masing personel untuk dapat menemukan keberadaan korban, tapi belum juga membuahkan hasil.

“Selama proses pencarian kami sempat terkendala oleh cuaca yang kadang tidak bersahabat, seperti angin kencang, ombak besar dan lain sebagainya,” kata Ngurah Eka, menjelaskan.

Bahkan, lanjut dia, tim SAR dari Nusa Penida juga sempat ikut bergerak dengan menurunkan boat untuk membantu upaya pencarian di sekitar perairan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung. Sementara tim SAR gabungan juga telah memperluas areal pencarian dengan menyusuri pencarian di wilayah Jasri, Seraya hingga Padangbai.

“Besok adalah hari terakhir kita melakukan proses pencarian, karena sesuai dengan SOP proses pencarian hanya 7 hari saja. Jika besok korban tidak bisa ditemukan, kami akan menghentikan proses pencarian,” kata Ngurah Eka.

Seperti telah diberitakan, I Wayan Koti Arta, penduduk Banjar Dinas Banyuning, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, dilaporkan hilang saat melaut bersama anaknya di perairan Bunutan pada Rabu (6/10/2021) pagi sekitar pukul 5:30 Wita.

I Wayan Koti Arta berangkat melaut bersama anaknya I Kadek Sumitra (31) sekitar pukul 4:30 Wita. Namun setelah berada di laut lepas sekitar pukul 5:30 Wita, korban terjatuh dari sampan yang digunakannya untuk melaut mencari ikan akibat dihantam gelombang besar.  (LE-Jun) 

Lenteraesai.id