Denpasar, LenteraEsai.id – Budaya saling menolong dan mengulurkan tangan pada sesama anggota masyarakat kian tumbuh di masa pandemi Covid-19. Hal ini terlihat di berbagai jalan di wilayah Kota Denpasar, di mana sering dijumpai warga yang berbagi sembako atau nasi bungkus, sebagai rasa solidaritas di saat pandemi.
Dan kali ini, Agro Learning Centre (ALC) melakukan langkah kemanusiaan dengan menyumbangkan 120 cup Loloh Imune kepada pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi terpusat (isoter) di Inna Bali Heritage, Jalan Veteran Denpasar, Minggu (22/8/2021).
Loloh Imune ini diserahkan oleh Owner ALC Nyoman Baskara diterima oleh Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. Menurut Nyoman Baskara, Loloh Imune ini diproduksi oleh Tim Dapur Usada Bali ALC racikan Tjok Adnyani praktisi herbal Bali dengan tim dokter yang terdiri dari dr Rai Suta Negara dan dr Wayan Widana.
Adapun komposisi loloh ini berupa temulawak, kunyit, asem jawa, daun sirih, dan daun piduh, yang bisa diminum sekali sehari setelah sarapan dengan khasiat untuk meningkatkan imun.
“Hari ini dibagikan 120 cup, di mana 1 cup berisi 220 ml. Rencananya dibagikan selama 3 hari di Inna Bali Heritage, dan selanjutnya akan dibagikan di tempat isoter lainnya di Kota Denpasar,” ucapnya.
Ia berharap, kontribusi kecil ini bisa menjadi penyemangat bagi pasien isoter agar segera pulih, dan budaya minum loloh tetap terjaga. “Dengan cara ini kita coba revitalisasi budaya hidup kita lewat budaya minum loloh berdasarkan Sastra Usada Bali,” imbuhnya.
Ganeral Manajer Inna Bali Heritage, Sulistiari mengatakan, saat ini ada 113 pasien isoter yang dirawat di Ina Bali Heritage. “Kami menyiapkan 56 kamar, di mana satu kamar ada 2 orang. Ada juga yang kluster keluarga sehingga bisa satu kamar. Di sini khusus menampung pasien yang ber-KTP Denpasar,” katanya.
Sementara Jubir Satgas Covid-19 Kota Denpasar Dewa Gede Rai mengatakan, sumbangan berupa Loloh Imune ini diharapkan mampu meningkatkan imun para pasien yang sedang menjalani isoter. ” Kami tentu sangat berterima kasih dengan bantuan dari masyarakat untuk ikut bersama sama menangani pandemi Covid-19, dan memang dalam situasi seperti ini diperlukan sikap gotong royong untuk menangani pandemi Covid-19,” kata Dewa Rai. Ditambahkan, di Denpasar saat menyiapkan 10 tempat isoter bagi pasien OTG/GR dengan kapasitas 1.300 tempat tidur. (LE-DP)







