Jakarta, LenteraEsai.id – Banjir yang melanda enam desa di Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, dilaporkan berangsur-angsur surut pada Minggu (18/7) siang.
Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari PhD mengungkapkan, banjir akibat meluapnya aliran sejumlah sungai di daerah itu terjadi sejak Rabu (14/7) lalu setelah hujan turun dengan intensitas yang cukup tinggi.
Adapun enam desa yang terendam banjir itu meliputi Desa Maya, Puring, Ramei, Ngahan, Kuluk Talawang dan Desa Tumbang Kalang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur melaporkan sebanyak 365 KK terdampak.
Menurut laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB per Minggu (18/7) pukul 10.00 WIB, banjir sudah berangsur surut kecuali di Desa Tumbang Kalang yang sebagian wilayahnya masih terendam banjir dengan tinggi mata air (TMA) 70 sentimeter.
BPBD Kabupaten Kotawaringin juga melaporkan bahwa pihaknya telah mendistribusikan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir, ujar Abdul Muhari.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini adanya potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah Kalimantan Tengah mulai Minggu hingga Selasa mendatang (18-20 Juli 2021).
Dengan adanya peringatan dini tersebut, BNPB mengimbau kepada pemerintah daerah untuk selalu waspada dan siaga sebagai langkah mitigasi, pengurangan risiko dan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat.
BNPB juga mengimbau agar masyarakat dapat memantau perkembangan prakiraan cuaca secara mandiri melalui laman resmi BMKG dan melihat wilayah kajian risiko bencana melalui inaRisk BNPB, kata Abdul Muhari. (LE-JK)







