Empat Perpustakaan di Karangasem Raih Akreditasi Tingkat Nasional

Karangasem, LenteraEsai.id – Empat dari lima perpustakaan di Karangasem yang diajukan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispustaka) Kabupaten Karangasem, berhasil mendapat akreditasi dengan nilai C dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia untuk tahun 2021.

Keempat perpustakaan tersebut, yakni Perpustakaan Umum Karangasem yang dikelola Dispustaka Karangasem, Perpustakaan Puri Wikan Desa Nyuhtebel, Kecamatan Manggis, Perpustakaan Swetha Swatara SMPN 2 Selat, Kecamatan Selat, dan Perpustakaan SDN 1 Bebandem, Kecamatan Bebandem.

Bacaan Lainnya

“Perpustakan Puri Wikan Desa Nyuhtebel merupakan satu-satunya layanan perpustakaan desa pertama di Kabupaten yang berhasil meraih akreditasi tingkat nasional,” kata Kepala Dispustaka Karangasem, I Wayan Astika, di Amlapura, Jumat (21/5). 

Sebelumnya, pada tahun 2020 lalu, Dispustaka Karangasem mengajukan beberapa perpustakaan sekolah, desa dan perpustakaan umum Kabupaten Karangasem untuk penilaian akreditasi tingkat nasional, tapi hanya berhasil diraih SDN 4 Padangkerta, Kecamatan Karangasem dengan nilai C. 

Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Dispustaka Karangasem, I Ketut Suardana menjelaskan, penilaian akreditasi meliputi enam komponen, yakni koleksi, sarana dan prasarana, pelayanan perpustakaan, tenaga perpustakaan, penyelenggaraan dan penguatan. 

“Semua pengiriman berkas administrasi dikirim ke sekretariat tim penilai Perpustakaan Nasional RI secara online,” kata Suardana. 

Suardana menambahkan, belajar dari kegagalan penilaian akreditasi tahun 2020 yang lalu, jajaran Dispustaka Karangasem terus melakukan evaluasi melalui pembinaan secara berkala ke sentra-sentra layanan perpustakaan dan sistem magang di perpustakaan umum Kabupaten Karangasem.

Sementara itu, Kepala Dispustaka Karangasem, I Wayan Astika mengatakan akreditasi bidang perpustakaan adalah rangkaian kegiatan proses pengakuan formal oleh lembaga akreditasi yang menyatakan bahwa suatu lembaga telah memenuhi persyaratan untuk melakukan kegiatan sertifikasi tertentu.

“Dengan perolehan akreditasi bagi perpustakaan desa, SD dan SMP di tahun 2021 ini, diharapkan dapat menjadi motivasi bagi desa maupun sekolah lainnya, sehingga perpustakaan ke depannya bisa berperan lebih baik dalam upaya mencerdaskan kehidupan masyarakat dan bangsa,” kata Astika, mengharapkan. (LE-Jun) 

Pos terkait