Bupati Karangasem Tinjau Murid Hari Pertama Belajar di Ruang Kelas

Karangasem, LenteraEsai.id – Bupati Karangasem I Gede Dana melakukan peninjauan terhadap para murid yang untuk pertama kalinya mulai belajar di ruang kelas di beberapa sekolah, setelah sebelumnya melalui sistem daring guna menekan penularan Virus Corona.

Didampingi Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta, Bupati Dana sejak pagi-pagi buta sudah meluncur melakukan peninjauan ke sejumlah sekolah, antara lain SDN 2 Budakeling, SDN 6 Ababi, SMPN 1 Abang dan SMKN 1 Abang pada Senin (26/4).

Bacaan Lainnya

Peninjauan dilakukan untuk memastikan model pembelajaran tatap muka (PTM) yang kembali dilakukan di ruang kelas dapat berjalan aman, lancar dan sesuai aturan, termasuk penerapan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.

Tercatat sebanyak 383 sekolah yang terdiri atas SD, SMP, SMA dan SMK yang berada dalam wilayah zona hijau di Kabupaten Karangasem, sejak hari ini mulai melaksanakan PTM dengan memperhatikan batasan 50 persen dari kapasitas ruang kelas yang tersedia di masing-masing sekolah.

“Karena sudah lama tidak bertemu dengan teman-temannya, saya lihat para murid menjadi antusias pada PTM hari pertama ini. Tentunya, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat,” kata Bupati Gede Dana sembari menambahkan, PTM kali ini juga bertujuan supaya tetap menjaga interaksi dan hubungan sosial para murid dengan sesama temannya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Dana juga mengingatkan para wali kelas agar serius dalam menjaga prokes setiap muridnya sejak dari awal datang ke sekolah hingga nantinya pulang ke rumah.

“Jangan biarkan mereka berkerumun, dan harus tetap diingatkan untuk mencuci tangan, menjaga jarak, dan juga pada saat PTM ini hendaknya hanya diisi dengan penjelasan dari guru, sedangkan untuk latihan dan tugas-tugas dikerjakan di rumah,” ucapnya, menekankan.

Bupati menyebutkan, meskipun telah menyediakan sarana dan prasarana sanitasi yang memadai dan juga memperhatikan jangkauan akses kesehatan, namun PTM ini akan tetap dievaluasi setiap minggunya. “Jika berjalan lancar, tidak ada masalah dan tidak ada yang terkonfirmasi positif, besar harapan kami tentunya dengan meningkatkan PTM dari 50 persen menjadi 75 persen,” katanya.

Bupati Dana berharap PTM ini juga dapat menjadi sarana pembelajaran sekaligus pembiasaan di lembaga sekolah untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, sehingga pada gilirannya bisa terbebas dari berbagai macam penyakit.  (LE-Jun/KR1) 

Pos terkait