Membangun Desa Wisata dengan Living Yogi di Ashram Gandhi Klungkung

Klungkung, LenteraEsai.id – Youth Empowerment Program-Dharma Ashram Taruna yang mengambil tema ‘Melalui Latihan Kepemimpinan Kita Tingkatkan Soft Skill dan Kewirausahaan untuk Memasuki Era Baru’, diikuti 25 anggota BEM STKIP Agama Hindu Singaraja.
Kegitan yang berlangsung 2-4 April 2021 itu, digelar di kompleks Ashram Gandhi Puri (AGP) Sevagram, Kabupaten Klungkung, Bali.
Sesuai dengan salah satu  tujuan dari Youth Empowerment Program-AGP yaitu meningkatkan keterampilan, pelatihan, dan pengembangan bakat. Dalam kesempatan ini shantisena Ashram Gandhi Puri mendapat kesempatan untuk berbagi ilmu mengenai cara dan proses pembuatan Eco Enzime yang dipandu oleh Gusti Ayu Made Widnyani dan Made Edi, tak hanya itu para peserta juga mendapatkan soft skill dalam pembuatan Decoupages oleh I Wayan Sari Dika M IKom, didampingi shantisena putra lainnya.
Acara ini juga diisi dengan segmen penambahan wawasan mengenai kepemimpinan oleh Ida Rsi Putra Manuaba dan diberikan tambahan materi oleh Agus Ega Indra Jaya, Ketua Kadin Gianyar yang mengisi tentang kepemimpinan, di mana selama pelatihan peserta dibukakan pengalaman serta harus ada niatan wira usaha, serta Dr I Gede Suwantana mengisi dengan filosofi hidup dan cinta kasih, bagaimana keinginan yang tulus dan pelayanan akan membawa kita kedalam kedamaian diri.
Setiap materi yang diberikan pada latihan kepemimpian ini membuat para peserta antusias dan sangat kritis untuk mengikuti dan bertanya. Salah satunya pada saat pelatihan soft skill Decoupages dan Eco Enzym. Kelas Decoupages adalah pelatihan untuk membuat hiasan dari tisu bergambar atau koran yang disusun dengan rapi, sehingga menjadi hiasan yang bernilai, dan kelas Eco Enzym yang sangat bermanfaat untuk kesehatan, pertanian, perkebunan, dan lingkungan seperti dapat menjadi pupuk ataupun sebagai pembersih lantai yang tidak mengandung bahan kimia sama sekali sehingga bisa menerapkan pola hidup yang sehat.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang luar biasa. Kami bisa belajar sangat banyak dari yoga dan ilmu-ilmu baru dan seminar serta saya sangat bersyukur menambah relasi dengan shantisena ashram. Tak hanya itu kami juga bermain game dan tracking. Jadi pelatihan ini menjadi sangat seru, tidak ada kata membosankan dan ingin lebih lama tinggal di AGP Sevagram dan saya harap bisa datang ke sini lagi” ujar Dewayu Anom sebagai mahasiswa sekaligus peserta pelatihan.
Ia menyebutkan, materi yang diberikan berguna untuk penambahan soft skill dari para mahasiswa untuk meningkatkan bakat dan kualitas diri ketika dihadapkan dengan lingkungan luar dan lingkungan kerja. Sehingga pelatihan ini selaras dengan tema yang diangkat. Pelatihan kepemimpinan dan filosofi untuk melatih dan menyiapkan anak muda untuk terus berjuang memenuhi tujuan yang ingin dicapai. Selain itu, pelatihan ini akan memberikan pengetahuan bagi anak muda untuk belajar memimpin di dalam lingkungan masyarakat.
“Saya merancang kegiatan untuk anggota BEM di Ashram Gandhi Klungkung karena dapat memiliki pendidikan karakter, pendidikan kepemimpinan dan kemandirian serta banyak lagi. Adapun ilmu dan kompetensi lainnya yang bisa dikembangkan kepada generasi muda, dan tempat ini menjadi pilihan yang sangat tepat. Peserta sangat antusias menerima materi dan pengetahuan yang didapatkan dari Ida Rsi Putra Manuaba dan pemateri lainnya. Pengalaman dan materi yang diperoleh dapat menjadi pelajaran dan menumbuhkan potensi dari BEM STKIP Agama Hindu Singaraja” kata wanita WK3 STKIP Agama Hindu Singaraja itu.
“Jadi saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kerja sama dan pelayanan yang sangat humanisme. Kami berharap ke depan kami bisa berkolaborasi dan membangun banyak hal yang dapat dipelajari,” kata Luh Asli, dosen STKIP Agama Hindu Singaraja.  (LE-KL) 

Pos terkait