Gianyar, LenteraEsai.id – ‘Tetamian Ecolodge Batuan’ yang terletak di Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar menjadi ikon baru sehubungan telah dibangun dan dikembangkan sejumlah fasilitas di desa tersebut.
Desa Batuan telah dikembangkan oleh arsitek Bali ternama I Nyoman Murjana dengan menggandeng Anahata Shantisena Ashram Gandhi Puri yang dipimpin I Wayan Sari Dika MIKom
Kepada pers di Gianyar, Kamis (1/4), Sari Dika mengatakan, untuk ke depan hanya kolaborasi dan kerja sama yang bisa dilakukan untuk dapat mengembangkan dan memaksimalkan potensi yang ada. Tetamian Ecolodge Batuan sebagai tempat Centre of Learning mempunyai fasilitas Gandhi Park dan Indian Corner yang dapat digunakan untuk melakukan kegiatan yoga dan outbound, serta memiliki beberapa fasilitas penopang lainnya seperti kolam renang, kolam pancing, cottage, serta memiliki jogging track dengan pemandangan sawah yang indah.
Ashram Gandhi Puri dengan Shantisenanya yang akan berusia 25 tahun pada tahun 2022 nanti bekerja sama dengan Tetamian Ecolodge Batuan sepakat untuk mendirikan Anahata Spa Bali Academy.
Ni Ketut Sunarti selaku direktur dari Anahata Spa Bali Academy mengatakan bahwa tujuan dari didirikannya Anahata Spa Bali Academy ini diharapkan akan menjadi tempat pelatihan keterampilan sebagai ahli Spa Therapist dan kecantikan yang profesional dan diharapkan ke depannya dapat bekerja di hotel-hotel yang ada di Bali bahkan dapat membantu mereka yang ingin memiliki pengalaman untuk bekerja sebagai Spa Therapist ke luar negeri.
Consulate General India Mr Prakash Chand sangat mengapresiasi apa yang telah dikerjakan oleh Ashram Gandhi Puri khusunya menyiapkan para alumnusnya yang tergabungdalam Anahata Shantisena AGP yang telah mendirikan Anahata Spa Bali Academy, Gandhi Park dan Indian Corner di Tetamian Ecolodge Batuan, Kecamatan Sukawati.
“Saya harap ke depannya semakin banyak bisa dikembangkan Centre of Learning and Action oleh Shantisena Ashram Gandhi Puri. Ide Mahatma Gandhi di mana semua gerakan sporadis dan desentralisasi akan menguatkan desa di mana Pilot Project Ashram Gandhi Puri. CG India juga mengapresiasi pemilik Tetamian Ecolodge yang luar biasa mensuport anak muda dalam bereksperimen dan semoga dapat menjadi contoh bagi tempat lain sehingga spirit Universal Brotherhood, Humanitarian Service dan Peace in Action bisa menjadi dasar kuat merakit hubungan yang harmonis antara bangsa Indonesia dan India.
Pada kesempatan ini CG India juga menyampaikan kabar bahagia atas terpilihnya 2 orang putra terbaik Bali yang telah mendapatkan penghargaan Padma Shri Award dari Pemerintah India yaitu Agus Indra Udayana yang kini telah mediksa menjadi Ida Rsi Putra Manuaba, memperoleh Padma Shri Award pada tahun 2020 lalu karena kontribusinya yang konsisten dalam bidang sosial dan kebudayaan melalui pengembangan nilai-nilai Gandhi di Indonesia. Dan pada tahun ini Prof Dr I Wayan Dibia SST MA meraih penghargaan Padma Shri karena dedikasinya di bidang seni.
Dalam kesempatan ini hadir pula Ketut Untung Yoga, yang dalam sambutannya menyampaikan dukungan terhadap Anahata Spa Bali Academy untuk dapat membentuk tenaga kerja yang kompeten dan professional sehingga dapat bersaing dan bahkan lebih baik dari tenaga kerja asing. Hal ini tentunya akan terwujud apabila ada kolaborasi atau kerja sama dari berbagai elemen yang nantinya diharapkan tidak menciptakan persaingan melainkan menciptakan sebuah kolaborasi yang dapat menguatkan satu sama lain.
Untung Yoga juga mengingatkan kepada pengelola Anahata Spa Bali Academy agar tidak melanggar aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. (LE-GN1)







