Karangasem, LenteraEsai.id – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karangasem nomor urut 1 Gede Dana-Artha Dipa (Dana-Dipa) terus mendapat dukungan dari berbagai kalangan di hampir seluruh pelosok pedesaan di wilayah Kabupaten Karangasem, Bali bagian timur.
Kali ini, dukungan tampak kembali muncul ketika Gede Dana hadir di Desa Sengkidu, Kecamatan Manggis, Karangasem, di mana puluhan warga menyambut dengan meriah sembari memekikkan yel-yel “Menang, menang, menang..!!”.
Gemuruh kemeriahan dan pekik yel-yel tersebut terasa begitu menggema di arena paslon Dana-Dipa menggelar kampanye simakrama yang berlangsung di Bale Banjar Karangasem dan Bale Wantilan Banjar Mendira, Sengkidu pada Jumat, 20 November 2020.
Gelaran kampanye dialogis siang itu difasilitasi oleh anggota DPRD Karangasem I Wayan Sunarta, yang juga merupakan tokoh masyarakat di wilayah setempat.
Menyambut kedatangan paslon Dana-Dipa, Bendesa Adat Desa Sengkidu I Nyoman Wage SH dalam paparannya mengatakan, sosok Gede Dana sudah tidak asing lagi di Desa Sengkidu. Mantan ketua DPRD Karangasem ini sangat sering menghadiri acara-acara yang berlangsung di Desa Sengkidu. Baik itu kegiatan Porsenides maupun aktivitas kepemudaan dan adat lainnya.
“Saat ini beliau hadir kembali dalam rangka simakrama calon bupati. Kami di sini sangat senang dan berterima kasih bisa bertatap muka kembali dengan beliau,” ujar Nyoman Wage sembari menyebutkan bahwa warga di desanya mendukung Gede Dana muncul sebagai pemimpin untuk kemudian dapat memperbaiki kondisi Karangasem yang terpuruk saat ini.
Berkenaan dengan itu, Nyoman Wage mengingatkan warga di desanya untuk cerdas dalam memilih pemimpin. “Mari pilih pemimpin yang pesaja, seperti Pak Gede Dana yang rela mengundurkan diri dari jabatan Ketua DPRD Karangasem untuk mengabdikan diri bagi Karangasem,” ujarnya, menandaskan.
Ia menyatakan keyakinan bahwa melalui kepemimpinan Gede Dana dengan pola satu jalur antara kabupaten, provinsi dan pemerintah pusat, pembangunan di Karangasem akan berkembang seperti yang diharapkan bersama.
Di hadapan para pendukungnya, Gede Dana dalam paparanya mengatakan bahwa dirinya tulus ingin mengabdi demi Karangasem. Ia mengaku akan benar-benar fokus, tulus dan lurus untuk membangun Gumi Lahar dengan mengusung visi misi ‘Nangun Sad Kerthi Loka Bali’, melalui pola pembangunan semesta berencana dengan lima program unggulan demi Karangasem Era Baru.
Menurut Gede Dana, sudah saatnya Karangasem menyambut harapan baru, di mana nasib rakyat dibela dan diperhatikan. Jangan pernah ada lagi rakyat yang mengeluh karena akses jalan rusak berantakan atau hasil panen yang harganya tiba-tiba ambles.
“Ini makanya tyang rela meletakkan jabatan sebagai Ketua DPRD Karangasem, karena ingin ngayah tulus untuk masyarakat, menuju Karangasem Era Baru,” ujar Gede Dana menegaskan, disambut pekik dukungan yang membahana.
Sementara itu, Wayan Sunarta yang juga Ketua Tim Pemenangan Pasangan Dana-Dipa untuk Kecamatan Manggis mengatakan bahwa dirinya sudah sangat mengenal ketokohan Gede Dana. Selama empat periode bersama-sama menjadi anggota DPRD Karangasem, dan dua kali menjadi Ketua DPRD Karangasem, Gede Dana sangat paham betul tentang kondisi Karangasem, dan apa yang sesungguhnya diperlukan daerah ini.
“Berpasangan dengan Bapak Artha Dipa yang juga sangat paham dengan birokrasi, kita yakini akan mampu membawa Karangasem yang lebih baik lagi di masa mendatang,” ucap Sunarta dengan suara lantang.
Sunarta juga berpesan kepada warga untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan ini dengan menggetoktularkan ke semeton lainnya agar mereka beramai-ramai datang ke TPS pada 9 Desember mendatang untuk mencoblos nomor urut 1, paslon I Gede Dana dan I Wayan Artha Dipa. (LE-KR1)







