judul gambar
DenpasarHeadlines

13 Warga Tak Bermasker, Bayar Denda di Tempat di Kesiman Kertalangu

Denpasar, LenteraEsai.id – Desa Kesiman Kertalangu bersama tim yang terdiri atas unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Danramil, Linmas dan Desa Adat serta pecalang setempat, melaksanakan penertiban bersama penggunaan masker dan sosialisasi protokol kesehatan, Senin (19/10).

Tim gabungan melakukan sosialilasi prokes sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 46 Tahun 2020 dan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 48 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease (Covid-19) dalam Tatanan Kehidupan Era Baru.

Sosialisasi dilaksanakan di sekitar wilayah Desa Kesiman Kertalangu, yakni di Pasar Kerta Jalan Prof IB Mantra itu, menyasar warga yang melanggar protokol kesehatan seperti tidak menggunakan masker dan melaksanakan sosial distancing. Selain itu, sosialisasi ini juga menyasar para pelaku usaha dan tempat-tempat yang berpotensi menjadi kerumunan warga.

Perbekel Desa Kesiman Kertalangu I Made Suena mengatakan, sosialisasi kali ini melibatkan unsur TNI 18 orang, Polri 21 orang, Pol PP 36 orang, Dishub 14 orang, unsur pemerintah desa Kesiman Kertalangu 9 orang dan Linmas Desa 8 orang.

Di mana lokasi yang disasar adalah Pasar Kerta dan pengguna jalan yang melintas di seputaran Desa Kesiman Kertalngu.

Hasil dari pelaksanaan kegiatan itu, kata Suena, ditemukan sebanyak 13 warga yang tidak memakai masker. Kepada mereka, petugas langsung menjatuhkan sanksi denda administratif di tempat, yakni masing-masing sebesar Rp 100 ribu.

“Diharapkan kepada masyarakat, agar mengetahui dan semakin paham bahwa cara yang sederhana dan paling efektif untuk mencegah penularan virus Covid-19 adalah disiplin dan kesadaran pada diri sendiri memakai masker yang benar, tidak menaruh masker di leher. Dengan mengikuti itu semua akan dapat menekan penyebaran Covid-19 secara cepat,” katanya, mengingatkan.  (LE-DP)

Lenteraesai.id