Warga Temukus Besakih Satukan Hati Coblos Dana-Dipa

Karangasem, LenteraEsai.id – Warga Desa Adat Tukad Belah Temukus Besakih Kecamatan Rendang telah kompak menyuarakan dukungan kepada pasangan Gede Dana-Artha Dipa (Dana-Dipa) untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati Karangasem melalui Pilkada pada Desember mendatang.

Kompaknya dukungan tersebut terlihat ketika pasangan Dana-Dipa melakukan kampanye di Desa Adat Tukad Belah Temukus Besakih yang berada di bagian lereng selatan Gunung Agung, Rabu, 14 Oktober 2020.

Bacaan Lainnya

Jro Mangku Kari, tokoh masyarakat setempat pada kesempatan itu mengingatkan segenap warga masyarakat di daerahnya hadir ke TPS pada 9 Desember untuk secara tulus menyatukan hati memilih dan mencoblos tanda gambar pasangan Dana-Dipa.

“Kami sangat mendukung Gede Dana agar bisa menduduki ‘Karangasem-1’, sekaligus mendoakan agar jalan untuk menuju ke kursi tersebut dapat  berjalan mulus,” ucapnya dengan nada lantang.

Seiring doa para pendukungnya, calon Bupati Karangasem Gede Dana menyatakan komitmennya untuk mengusung visi misi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’ dalam upaya membangun Karangasem di masa mendatang.

“Saya akan membangun Karangasem dengan niat ngayah secara sekala dan niskala,” ujar Gede Dana disambut pekik dukungan yang membahana dari para hadirin di tempat kegiatan.

Mantan Ketua DPRD Karangasem itu mengungkapkan, bersamaan dengan tekad mengusung visi misi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’, tentu potensi lokal yang ada di daerah ini tidak akan diabaikan. “Potensi yang ada seperti kerajinan, dan pertanian yang memiliki produk unggulan salak, akan terus dikembangkan,” katanya.

Sementara di bidang pendidikan, Gede Dana ingin membangun sebuah  perguruan tinggi di Karangasem, sehingga lulusan SMA nantinya tidak perlu merantau jauh-jauh untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. “Intinya, saya ingin fokus, tulus dan lurus untuk membangun menuju Karangasem Era Baru,” katanya, menegaskan.

Menjawab pertanyaan seorang peserta dialog, Ni Luh Tina Arinigsih, tentang kurangnya tenaga pendidik di Besakih, bahkan ada tenaga guru yang jumlahnya malah lebih di tempat lain, Gede Dana menjawab, seorang  pemimpin harus tahu rasio kebutuhan guru dan jumlah sekolah, utamanya SD yang kini sebanyak 365 sekolah dasar di Kabupaten Karangasem.

“Dengan demikian, nantinya tentu akan betul-betul dapat memaksimalkan  tenaga guru dalam mendidik murid ke arah pengembangan sumber daya manusia sejak usia awal di Kabupaten Karangasem,” ujarnya, lagi-lagi mendapat sambutan yang meriah.

Sementara itu, Bendesa Adat Tukad Belah Temukus Made Gunakse menambahkan, Gede Dana harus menang di Tukad Belah, dan astungkara menang di Karangasem. “Saya minta warga dan muda mudi satukan barisan untuk satu jalur memenangkan Dana-Dipa,” katanya, bersemangat.  (LE-KR1)

Pos terkait