Karangasem, LenteraEsai.id – IKS (23), seorang pemuda yang selam ini diketahui memiliki kelainan mental, ditemukan tewas dalam posisi leher terikat dan tergantung pada sebatang dahan pohon jambu mete di daerah Muntigunung, Kabupaten Karangasem, Kamis (30/7).
I Wayan Melayu, ayah kandung korban yang pertama kali menemukan tubuh IKS dalam kondisi sudah tak lagi bernyawa dengan tubuh tergantung menggunakan selembar selendang kain berwarna kuning.
Melihat itu, Wayan Melayu yang langsung dilanda panik, ditemani keluarganya datang melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Bhabinkamtibmas Polsek Kubu, Aiptu Made Rudya.
Polisi yang kemudian datang ke tempat kejadian, menduga kuat bahwa korban IKS tewas bunuh diri dengan cara menggangtung diri pada sebatang dalam pohon jambu mete.
Kronologis kejadian tersebut seperti yang dituturkan Wayan Melayu, bermula dari dirinya tidak melihat korban berada di kamar tidurnya, di mana biasanya ia selalu gulak-gulik di kamar itu, sehingga langsung dilakukan pencarian di sekitar rumah.
Setelah beberapa lama mencari korban, akhirnya Wayan Melayu menemukan anaknya sudah dalam keadaanm meninggal dunia dengan leher terikat dan tergantung pada sebatang pohon jambu mete yang tumbuh di kebun.
Ayah korban mengatakan, IKS sejaun ini memiliki riwayat gangguan mental hingga pernah dirawat selama 3 bulan di RSJ Provinsi Bali di Bangli, namun tidak banyak mengalami perubahan atas kondisi kejiwaannya.
“Kondisi kejiwaan IKS kadang kumat, kadang berlaku wajar seperti orang yang tudak mengalami gangguan mental,” katanya.
Polisi yang turun ke tempat kejadian menduka IKS nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri setelah penyakit kejiwaan korban tiba-tiba kumat atau kambuh. (LE-KR)







