Taman Nusa Raih Sertifikat New Normal, Diizinkan Beroperasi Mulai 3 Agustus Mendatang

Gianyar, LenteraEsai.id- Taman Nusa yang terletak di Desa Sidan, Kabupaten Gianyar, Bali, menampilkan perjalanan waktu bangsa Indonesia dari masa ke masa, mulai dari masa prasejarah, perunggu, kerajaan, kampung budaya, Indonesia awal, Indonesia merdeka sampai ke Indonesia masa depan.

Pada masa kerajaan, pengunjung dapat menikmati kemegahan salah satu mahakarya dunia yaitu replika Candi Borobudur, di mana pengunjung dapat naik ke stupa tingkat atas dan merasakan seperti berada di Candi Borobudur aslinya di Jawa Tengah.

Bacaan Lainnya

Sementara di dalam Kampung Budaya, terdapat lebih dari 60 bangunan tradisional. Bahkan, beberapa rumah tradisional di Kampung Budaya ada yang sudah berusia puluhan sampai ratusan tahun. Terdapat pula beberapa sanggar dan aktivitas kesenian, di mana para pengunjung dapat terlibat langsung dan berinteraksi dengan kebudayaan itu sendiri.

Jalan-jalan santai di pagi atau sore hari dengan keluarga dan teman-teman, akan semakin lengkap dengan pemandangan alam Bali seperti gunung, sungai dan alam yang mengagumkan serta hutan yang masih asri yang semakin langka ditemui di Pulau Dewata ini. Kampung Budaya juga dilengkapi dengan kafetaria-kafetaria untuk beristirahat, dan pemandangan teras sering dan jurang Sungai Melangit.

Terkait dengan ketentuan sertifikasi dan verifikasi yang harus ditempuh objek wisata atau DTW untuk dapat menjalankan operasional pada tatanan kehidupan era baru atau new normal, Taman Nusa disebutkan telah mengajukan untuk itu.

Proses verifikasi oleh tim telah dilakukan mulai dari pintu masuk menuju lobby tiketing, gedung daun sirih, Kampung Budaya serta restoran & cafetaria dan juga area karyawan di Taman Nusa.

Tim verifikasi memiliki beberapa pedoman yang wajib diterapkan oleh daya tarik wisata (DTW) dalam era new normal, mulai dari fasilitas yang tersedia untuk pencegahan Covid-19, imbauan dan SOP protokol kesehatan agar implementasinya sesuai dengan yang dilakukan di lapangan. Di antaranya menyediakan sarana pencegahan Covid -19 seperti poster imbauan protokol kesehatan, melakukan penyemprotan dengan standar disinfektan secara berkala, selalu menggunakan masker, pelindung wajah dan tetap memperhatikan social distancing atau jaga jarak.

Dengan dilakukan verifikasi kesiapan new normal untuk seluruh DTW di Gianyar dan khususnya Taman Nusa, nantinya daerah Gianyar sebagai sentra seni dan budaya akan lebih dipercaya wisatawan maupun agen perjalanan wisata bahwa destinasi wisata Gianyar dan khususnya Taman Nusa telah menerapkan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19.

“Kami sangat berterima kasih dengan tim verifikasi dari Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar dengan adanya verifikasi ini. Kami seluruh managemen dan karyawan Taman Nusa dengan percaya diri dan optimistis akan segera beroperasi dan menyambut kembali wisatawan untuk menjelajah Indonesia di Taman Nusa, Gianyar, Bali,” kata GM Taman Nusa Nyoman Murjana, Selasa (21/7).

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar AA Gde Putrawan pada kesempatan itu menyerahkan sertifikat Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru Usaha Pariwisata di Taman Nusa menjelaskan, proses verifikasi DTW antara lain didasarkan pada SE Gubernur Bali Nomor 3355 Tahun 2020 Tentang Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru. Berdasarkan SE tersebut, destinasi wisata di Bali akan dibuka secara bertahap.

Dibukanya DTW wajib dibarengi dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Seperti di Kabupaten Gianyar, baik untuk DTW yang dikelola pemerintah maupun dikelola swasta, sebelum dibuka wajib melalui proses verifikasi.

Sertifikat ini membuktikan bahwa Taman Nusa sudah benar-benar siap menerapkan protokol kesehatan. Taman Nusa diizinkan untuk segera dibuka kembali pada Senin, 3 Agustus 2020 untuk umum dengan ketentuan yang telah ditetapkan, seperti pembatasan jumlah pengunjung dan penerapan protokol kesehatan yang ketat untuk pengunjung, katanya. ⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣
“Untuk sahabat budaya Taman Nusa yang ingin berkunjung, jangan lupa untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditentukan yaitu untuk tetap jaga jarak, wajib menggunakan masker dan sering mencuci tangan,” ujar Kadis Pariwisata, mengingatkan.  (LE-GN1)

Pos terkait