WNA Tanpa Identitas Terseret Ombak dan Menghilang di Pantai Batu Bolong

Badung, LenteraEsai.id – Seorang warga negara asing (WNA) yang terseret ombak ketika sedang berenang di Pantai Batu Bolong, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, hingga kini masih dalam upaya pencarian.

Tim SAR gabungan yang diterjunkan di hari kedua sejak Sabtu (18/7) pagi, hampir seharian mengubek kawasan tempat kejadian untuk mencari WNA yang belum diketahui identitasnya itu.

Bacaan Lainnya

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) Gede Darmada SE MAP mengatakan, sebanyak 13 personel dikerahkan ke lokasi musibah di hari kedua, setelah hari pertama tidak berhasil menemukan korban.

“Laporannya kemarin kami terima pada pukul 18.55 Wita, dan langsung kami kerahkan personel ke lokasi, namun tidak berhasil menemukan korban sehingga upaya pencarian dilanjutkan hari ini,” ujarnya.

Kepada petugas, pelapor atas nama Nyoman Rizal menyebutkan, seseorang yang diduga kuat WNA, telah terseret gelombang besar saat dia berenang di Pantai Batu Bolong, dan tak lama kemudian menghilang dari pandangan.

Saksi mata mengatakan, sebelum terseret ombak dan menghilang pada Jumat (17/7) petang sekitar pukul 18. 30 Wita, orang asing tersebut terlihat asik berenang di Pantai Batu Bolong yang dikenal memiliki panorama indah.

“Dikarenakan situasi di lokasi sudah begitu gelap di hari pertama hingga tidak memungkinkan dilakukan penyisiran ke tengah laut, maka tim dengan alat penerangan hanya melakukan pencarian di sepanjang bibir pantai,” ujarnya.

Sementara pada pencarian di hari kedua ini, kata Darmada, empat anggota tim SAR kembali menyisir daratan, sementara 9 anggota SRU menggunakan satu unit robber boat dan dua unit jetski, turun melakukan pencarian ke tengah laut.

“SRU laut bergerak dari Pantai Patra pada pukul 07. 30 Wita menuju seputaran lokasi korban terseret ombal kemudian tenggelam dan menghilang,” katanya, menjelaskan.

Namun demikian, hingga petang ini tim SAR gabungan belum mendapat petunjuk tentang keberadaan korban, sementara hari sudah mulai remang-remang menjelang tibanya malam yang pekat.

Mengenai identitas korban, Darmada mengaku bahwa pihaknya masih menggali informasi, termasuk sudah melakukan koordinasi dengan pihak hotel tempat WNA itu menginap.   (LE-BD) 

Pos terkait