Jarang Makan Nasi, Wayan Pasti Ingin Bantuan Hidupi Empat Anak dan Istri Hamil Besar

Keluarga Wayan Pasti bersama relawan Remagi

Karangasem, LenteraEsai.id – Kehidupan keluarga I Wayan Pasti yang tinggal di lereng bukit di Banjar Tanah Barak, Desa Seraya Timur, Kabupaten Karangasem, jauh dari kata damai dan sejahtera.

Hidup Wayan Pasti beserta istri yang sedang hamil besar dan keempat anaknya, senantiasa didera kesulitan karena sering mengalami kelaparan dan terhimpit cobaan jika musim hujan atau angin kencang menerpa. Hal ini dikarenakan mereka berenam tinggal di gubuk yang sangat sederhana, beratap asbes dan berdinding bambu yang sebagian sudah keropos. Kalau musim hujan, tanpa ampun gubuk menjadi bocor di mana-mana.

Bacaan Lainnya

Ketika dikunjungi Tim Remagi baru-baru ini, Wayan Pasti mengutarakan keinginan untuk memiliki rumah tinggal yang layak huni. “Saya kerja serabutan menghidupi empat anak yang masih kecil-kecil. Dan ini dua atau tiga hari lagi, istri akan melahirkan. Sedih juga tinggal di gubuk seperti ini,” ujar Wayan Pasti dengan nada memelas.

Pria ini menyebutkan keluarganya sering kali tidak dapat makan dengan layak karena keterbatasan keuangan yang dimiliki. “Kami sering tidak dapat makan nasi karena tak bisa membeli beras, jadi makan senemu-nemunya saja,” kata Wayan Pasti sembari mengharapkan adanya uluran bantuan dari donatur atau relawan, terutama untuk istri yang akan melahirkan.  (LE-KR)

Pos terkait