AdvertorialGianyarHeadlines

Viral Video Penertiban, Pedagang Duren: Kami Tidak Terima Bantuan Pemerintah

Gianyar, LenteraEsai.id – Sebuah video penertiban pedagang di seputaran Jalan Bypas Ida Bagus Manta oleh Satpol PP Kabupaten Gianyar viral di sosial media Facebook. Dalam video yang diunggah oleh akun facebook bernama I Nyoman Sedhana tersebut nampak petugas Satpol PP menertibkan pedagang.

Namun, pedagang tersebut terlihat bersikeras menolak dan berdalih tidak menimbulkan keramaian terkait dengan adanya imbauan social distancing.

Menanggapi video tersebut, Kasatpol PP Gianyar I Made Watha ketika dihubungi, Jumat (15/5), mengatakan bahwa penertiban dilakukan pihaknya karena pedagang melanggar Perda.

“Pedagang melanggar Perda Nomor 15 tahun 2015 tentang ketertiban umum. Yang bersangkutan berjualan di atas badan jalan atau fasilitas umum milik Pemda, dan kita juga tertibkan kerumunan untuk cegah penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Dalam video viral yang bahkan menyebut nama ‘wartawan’ tersebut, nampak pedagang duren tidak terima ditegur oleh petugas Satpol PP Gianyar. Pedagang berdalih bahwa apa yang dilakukannya tidak menimbulkan kerumunan orang banyak.

Selain itu, pedadang juga mengatakan bahwa dirinya berjualan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Apalagi, dalam video tersebut juga diunggah tentang adanya pengakuan dari pedagang yang hingga kini tidak menerima bantuan dari pemerintah.

Watha mengatakan bahwa pihaknya banyak menerima laporan dari masyarakat tentang kehadiran padagang di pinggir jalan, sehingga harus dilakukan pengecekan terlebih dahulu, apakah laporan tersebut valid atau tidak.

“Info orang yang melanggar bisa saja dari masyarakat biasa atau lembaga, namun setiap ada laporan kita cek ke lapangan terlebih dahulu untuk memastikan. Dan yang kali ini benar adanya, sehingga harus ditertibkan,” katanya, menjelaslan. (LE-GA5)

Lenteraesai.id