DenpasarHeadlines

Siapkan 1.300 Paket Sembako, BI Bali Bantu Warga Terdampak Covid-19

Denpasar, LenteraEsai.id – Melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI), KPwBI Provinsi Bali telah menyerahkan bantuan paket alat pelindung diri (APD) dan sarana kesehatan lainnya kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar.

APD tersebut terdiri atas masker N95, termal gun, masker bedah, sarung tangan latex, busana one set, dan handsanitizer, kata Kepala KPwBI Provinsi Bali Trisno Nugroho usai menyerahkan bantuan itu secara simbolis di Denpasar, Selasa (12/5). Penyerahan bantuan tersebut tampak disaksikan anggota Komisi XI DPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya.

Trisno Nugroho menyebutkan, melalui Program Sosial Bank Indonesia pihaknya menyalurkan 1.300 paket sarana kesehatan dan sembako yang terdiri dari 3 pcs masker kain, 10 kg beras, 3 kg gula pasir dan 3 kg minyak goreng. Selain itu juga akan menyalurkan 5.000 pcs masker kain kepada warga yang terdampak Covid-19.

Untuk penyaluran 5.000 masker kain, lanjut dia, pihaknya bersinergi dengan Majelis Desa Adat Provinsi Bali yang akan membagikan masker tersebut ke seluruh desa adat yang ada di Bali.

Seperti diketahui bersama, Covid-19 mulai mewabah Indonesia sejak awal Maret 2020. Per 11 Mei 2020, 14.265 kasus terkonfirmasi secara nasional. Dari jumlah itu, 2.881 pasien berhasil sembuh, 991 orang meninggal dunia dan 10.393 kasus aktif (pasien positif dalam perawatan).

Di Bali, pada periode yang sama tercatat 314 kasus Covid-19 terkonfirmasi, 210 orang sembuh, 4 orang meninggal dunia dan 100 kasus aktif.

Pada 11 Maret 2020, WHO menetapkan penyakit Covid-19 ini sebagai pandemi global. Melalui Kepres No.12 tahun 2020 tanggal 13 Maret 2020, Presiden Jokowi sudah menetapkan Covid-19 sebagai bencana nasional.

Berkenaan dengan itu, pemerintah mengimbau peran aktif seluruh warga negara Indonesia untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan melakukan social distancing. Bekerja dari rumah, belajar dari rumah, dan ibadah dari rumah. Warga negara juga diminta untuk senantiasa menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Memakai masker jika harus keluar rumah dan rajin mencuci tangan.

Trisno mengungkapkan, dampak yang ditimbulkan oleh Covid-19 cukup kuat terhadap kehidupan masyarakat di Provinsi Bali. Terjadi kelangkaan sarana/prasarana penunjang kesehatan untuk masyarakat seperti masker, hand sanitizer, sabun antiseptik, disinfektan, dan multi vitamin.

Kelangkaan dimaksud berpotensi mengakibatkan masyarakat rentan tertular/menularkan Covid-19 kepada masyarakat lainnya. Selain itu juga terjadi kesulitan pemenuhan kebutuhan dasar, terutama pangan, bagi masyarakat ekonomi ke bawah. Kesulitan tersebut berpotensi mengakibatkan lemahnya imunitas masyarakat, sehingga upaya pencegahan Covid-19 tidak dapat dilakukan secara optimal, katanya.

Bank Indonesia Provinsi Bali tentu tidak berdiam diri, kata Trisno, melalui Program Sosial Bank Indonesia, KPwBI Provinsi Bali telah melakukan pemberian paket APD dan sarana kesehatan lainnya, serta paket sembako.

“Bersinergi dengan BMPD Provinsi Bali, kami juga telah menyalurkan paket APD dan sarana kesehatan serta paket sembako ke RSUP Sanglah, RSUD Wanganya dan RSUD Klungkung,” ujar Trisno.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya yang juga bersinergi dengan BMPD Provinsi Bali dan anggota Komisi XI DPR-RI I Gusti Agung Rai Wirajaya dalam penyaluran paket sembako dan sarana kesehatan kepada Gugus Tugas Covid-19 di Kabupaten Gianyar, Buleleng, Bangli, Jembrana dan Kabupaten Karangasem.

“Kami juga menggandeng beberapa lembaga seperti ACT Foundation Bali, STAI Denpasar, Yayasan Lengis Hijau, PWI Bali, PW Muhammadiyah Denpasar, dan Paguyuban Wathan Lamahala dalam penyaluran 900 paket sarana kesehatan dan sembako lainnya kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di seluruh wilayah Bali,” ujar Trisno, menjelaskan. (LE-DP)

Lenteraesai.id