Pemerintah Kabupaten Karangasem Gelar Forum Konsultasi Publik, Susun RKPD Tahun 2021

Amlapura, LenteraEsai.id – Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Karangasem mulai mempersiapkan eksistensi pembangunan daerah tahun 2021. Eksistensi diawali penyusunan Rancangan Awal Rencana Kerja  Pembangunan Daerah (RKPD) dibahas dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) yang dibuka oleh Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, di Wantilan Nawa Satya Kantor Bupati Karangasem , Kamis (30/1).

Wabup Artha Dipa mengatakan, dilaksanakannya Forum Komunikasi Publik merupakan rangkaian dari proses perencanaan pembangunan sekaligus mematangkan rencana awal RKPD Tahun 2021. “Konsultasi publik ini hendaknya menjadi forum yang menentukan arah kebijakan pembangunan dengan mengedepankan skala prioritas pembangunan daerah,” harapnya.

Bacaan Lainnya

Oleh karena itu, Artha Dipa meminta seluruh peserta forum agar mengakomodasi usulan masyarakat secara efektif, cermat dan terencana , sehingga keperluan masyarakat dapat dipenuhi secara bertahap.

Kepala Bapelitbangda Karangasem I Nyoman Siki melaporkan, kegiatan ini bertujuan  untuk menyatukan persepsi serta pemahaman bersama tentang arah pembangunan yang sudah dirancang.

Selain itu juga untuk mendapat masukan yang akan digunakan dalam pembuatan RKPD di tahun 2021. Sesuai tema FKP pengentasan kemiskinan dan peningkatan daya saing daerah melalui peningkatan infrastruktur, komponen sumber daya manusia, investasi berwawasan lingkungan dan berkelanjutan serta pelayanan publik yang prima.

Seperti penentuan program dan kegiatan bersifat menyentuh masyarakat secara langsung, dan efisiensi anggaran namun dapat menyentuh keperluan dasar masyarakat. Selain itu juga meningkatkan investasi di daerah, upaya mendorong PAD sehingga tidak tergantung PAD Galian C, ucapnya.

Sementara itu, Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Provinsi Bali, Ida Bagus Gede Wesnawa Punia menambahkan, langkah yang diupayakan dalam pembangunan Provinsi Bali, salah satunya pengembangan produk lokal. Di samping itu juga harus dilakukan penguatan distribusi produk lokal, di mana selama ini kegiatan itu yang kurang berjalan secara sinergritas. 

“Program peningkatan pendidikan, program peningkatan tenaga kerja, itu semuanya akan kami godok kembali. Mari kita sinkronkan program-program yang ada di Karangasem agar sinkron dengan program Pemprov Bali, sehingga ada sinergitas,” katanya. (LE – KNG)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *