Denpasar, LenteraEsai.id – Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali dalam perayaan HUT yang ke-64 di Denpasar pada Jumat, 3 Maret 2023, memberi penghargaan kepada sejumlah tokoh dan yayasan yang dinilai berjasa bagi Hindu.
Salah seorang tokoh yang mendapat penghargaan PHDI Bali itu adalah I Wayan Sudirta SH MH, anggota Komisi III DPR-RI. Penghargaan itu diberikan Parisada kepada Wayan Sudirta karena berjasa dalam menggaungkan dan memperjuangkan salam Hindu ‘Om Swastyastu’ di tingkat nasional.
Salam itu diperjuangkan Wayan Sudirta saat menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI 2004 silam, sehingga ‘Om Swastyastu’ terus diucapkan para pejabat negara termasuk Presiden RI sampai sekarang pada acara-acara resmi, sejajar dengan salam keagamaan lainnya.
“Ketika masuk Senayan sebagai anggota DPD saya heran salam Hindu ‘Om Swastyastu’ tidak diucapkan dalam sidang-sidang. Saya terus berjuang, termasuk bicara langsung dengan Ketua DPD, Ginanjar Kartasasmita,” ujar Sudirta dalam sambutannya usai menerima penghargaan.
Ditambahkan Sudirta, dalam sidang DPD dan MPR, akhirnya semua fraksi menerima usulan dirinya agar ‘Om Swastyastu’ diucapkan sebagai salam nasional. “‘Om Swastyastu’ adalah mengandung pujaan pada Hyang Widhi/Tuhan Yang Maha Esa,” kata anggota Komisi III DPR-RI itu.
Selain Sudirta, sejumlah tokoh Bali lainnya juga menerima penghargaan PHDI Bali. Seperti I Wayan Nardayana (dalang wayang kulit Cenk Blonk) asal Tabanan, Ida Pedanda Gede Wayahan Wanasari (Denpasar), Jero Mangku Jana (Besakih-Karangasem), Konjen RRC di Bali, Majalah Sarad dan sebagainya.
Perayaan HUT ke-64 tahun Parisada diisi pemotongan tumpeng dan sambutan-sambutan. Di antaranya dari Ketua Harian PHDI Bali, I Nyoman Kenak SH, dan sambutan Gubernur Bali dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, I Made Sudarsana. (LE/Ima)







