Telaah Keberagamaan Masyarakat Plural, Dosen UNHI Raih Doktor di FIB Unud

Ni Gusti Ayu Agung Nerawati dinyatakan lulus dengan predikat memuaskan dan merupakan Doktor ke-180 di FIB Unud dan Doktor ke-266 di Program Studi Doktor Kajian Budaya (Foto: Dok Humas Unud)

Denpasar, LenteraEsai.id – Program Studi Doktor Kajian Budaya Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud) menyelenggarakan Promosi Doktor dengan promovenda Ni Gusti Ayu Agung Nerawati pada Jumat (14/10/2022) secara hybrid, di ruang Dr Ir Soekarno Gedung Poerbatjaraka, FIB Unud di Denpasar.

Promovenda adalah dosen Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa, Denpasar. Ujian terbuka dipimpin oleh Dekan FIB Unud Dr Made Sri Satyawati SS MHum, didampingi oleh Promotor Prof Dr I Nyoman Suarka MHum, serta Kopromotor I Prof Dr AAN Anom Kumbara MA, dan Kopromotor II Dr I Nyoman Sukiada MHum.

Bacaan Lainnya

Dalam ujian terbuka, Ni Gusti Ayu Agung Nerawati berhasil mempertahankan disertasi dengan judul ‘Kontestasi Keberagamaan Masyarakat Plural di Perumahan Bumi Dalung Permai Kecamatan Kuta Utara Kabupaten Badung Bali’. Setelah melalui tahapan ujian terbuka, Ni Gusti Ayu Agung Nerawati dinyatakan lulus dengan predikat memuaskan dan merupakan Doktor ke-180 di FIB Unud dan Doktor ke-266 di Program Studi Doktor Kajian Budaya.

Tim penguji terdiri atas Prof Dr I Nyoman Suarka MHum, Prof Dr AAN Anom Kumbara MA, Dr I Nyoman Sukiada MHum, Dr Ni Made Wiasti MHum, Prof Dr I Nyoman Darma Putra MLitt, Dr Ida Bagus Gde Pujaastawa MA, Dr Drs I Nyoman Wardi MSi, dan Dr I Gede Mudana MSi.

Dalam disertasinya, Ni Gusti Ayu Agung Nerawati menjelaskan bahwa penguatan identitas keagamaan dalam tatanan kehidupan masyarakat tetap mempertahankan identitas aslinya. Penguatan ini terlihat dalam beberapa faktor kontestasi mulai dari faktor asal-usul kedaerahan serta tradisi budaya asli penghuni, faktor ideologi dan politik yang dianut, faktor sosial-ekonomi, dan faktor globalisasi.

Bentuk kontestasi tampak pada siar agama, aktivitas keagamaan, sarana ibadah, dan organisasi keagamaan. Terkait implikasinya, terjadi penguatan kontestasi yang terdiri atas dinamika infrastruktur, struktur, dan suprastruktur. Infrastruktur dipengaruhi oleh bidang demografi, bidang teknologi, dan bidang ekonomi, struktur oleh bidang pendidikan dan politik, dan suprastruktur oleh ideologi multikultural, agama, kesusastraan, dan kesenian.

Dalam disertasinya, Ni Gusti Ayu Agung Nerawati menemukan bahwa ideologi kesukuan masing-masing kelompok masyarakat di Perumahan Bumi Dalung Permai masih kuat mempengaruhi situasi masyarakat plural. Hal tersebut menyebabkan arah masyarakat plural di perumahan ini masih membutuhkan waktu, tenaga, kesempatan para penghuninya, serta kesungguhan pucuk pimpinan kelompok masing-masing, menuju masyarakat multikultural sebagaimana yang diidealkan masyarakat Indonesia selama ini.

Prof Dr I Nyoman Suarka selaku promotor menyampaikan bahwa hasil penelitian dari promovenda bermanfaat untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terutama umat beragama mengenai arti penting dari kontestasi keberagamaan yang multikultural. Selain itu, perlu rasa saling memahami serta membantu satu sama lain serta menyadari bahwa kemajemukan itu diperlukan untuk memberi warna dalam proses kehidupan sebagai wujud nyata dalam kebhinekaan.

Di akhir penyampaiannya, Prof Dr I Nyoman Suarka selaku promotor juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Prof Dr AAN Anom Kumbara MA dan Dr I Nyoman Sukiada MHum, selaku kopromotor, para dosen penguji, serta seluruh dosen pengajar yang telah membimbing promovenda selama menempuh pendidikan di Program Studi Doktor Kajian Budaya hingga kemudian berhasil meraih gelar akademik tertinggi.  (LE-DP)

Sumber: www.unud.ac.id 

Pos terkait