Karangasem, LenteraEsai.id – Hujan deras picu bencana tanah longsor kembali terjadi di beberapa lokasi pada Kamis (15/9/2022) malam, seperti di daerah Muncan dan di wilayah Banjar Dinas Padang Tunggal Kangin, Desa Duda, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem.
Material longsoran di wilayah banjar tersebut menutup jalan raya sepanjang 15 meter dengan tumpukan tanah merah bercampur bebatuan yang tingginya mencapai 10 meter, sehingga menutup akses bagi setiap kendaraan yang lewat.
Untuk menyingkirkan material longsoran tersebut dari badan jalan, BPBD Kabupaten Karangasem bersinergi dengan PUPR Provinsi Bali guna mengerahkan alat berat ke lokasi musibah.
“Pembersihan kami lakukan pada Kamis (15/9) malam itu juga. Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada PUPR Provinsi Bali atas sinergi dan cepat tanggap yang sudah dilakukan dalam penanganan bencana. Sehingga saat ini akses jalan sudah dapat dilalui,” kata Kalaksa BPBD Karangaasem IB Ketut Arimbawa saat dikonfirmasi pada Jumat (16/9/2022) siang.
Kendati tumpukan material telah berhasil disingkirkan, namun permukaan jalan yang masih terbalut lumpur dilaporkan cukup licin saat dilalui kendaraan. Karenanya, pihak Damkar Karangasem melanjutkan pembersihan pada Jumat (16/9) dengan menyemprotkan air ke badan jalan. Hal ini untuk mengantisipasi adanya lakalantas, ucapnya.
Tergolong mujur, musibah yang terjadi bersamaan dengan turunnya hujan deras disertai angin kencang pada malam itu tidak dilaporkan menelan korban jiwa maupun luka-luka, terkecuali sejumlah pengendara sempat terganggu akibat beberapa ruas jalan di Kecamatan Selat dan juga di Bebandem tertutup material longsoran dan pohon tumbang.
Namun kini, arus lalu lintas sudah kembali berjalan normal setelah tim BPBD Karangasem dan PUPR Bali dibantu aparatur dan masyarakat setempat, bahu-membahu menyingkirkan material yang sempat menutup jalan raya. (LE-Ami)







