Gelar Diskusi Mahasiswa, FT Unud Terima Kunjungan Universitas Kristen Palangkaraya

Wakil Dekan FT Unud menerima kunjungan dari Universitas Kristen Palangkaraya. (Foto: Dok Humas Unud)

Badung, LenteraEsai.id – Fakultas Teknik Universitas Udayana (FT Unud) menerima kunjungan dari Universitas Kristen Palangkaraya, pada Jumat (29/7) di Gedung FT Unud Kampus Bukit Jimbaran, Badung.

Tujuan dari kunjungan Universitas Kristen Palangkaraya yakni ingin membuka agar mahasiswanya dapat melihat potensi wisata apa saja yang bisa diadopsi dari Bali. Universitas Kristen Palangkaraya sendiri dikatakan terdiri atas 4 fakultas, yakni Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP), Fakultas Peternakan, Fakultas Perikanan, dan Fakultas Teknik.

Bacaan Lainnya

Dalam kunjungannya, Universitas Kristen Palangkaraya melakukan diskusi mengenai beberapa hal, di antaranya tentang rencana pemindahan ibu kota RI ke Kalimantan Timur, mengenai adat istiadat budaya di Bali serta kemajuan teknologi.

“Kita dapat bertahan dari pengaruh asing, antara agama dan budaya harus menyatu. Bagaimana budaya mendukung keagaman itu berlangsung dan agama juga berkaitan dengan keagamaan, seperti cara berpakaian, adat gotong royong dan yang lainnya,” ungkap Wakil Dekan FT Unud, menanggapi hal tersebut.

Dalam sela-sela diskusi, pihak Fakultas Teknik Universitas Udayana juga menambahkan, dalam meningkatkan suatu daerah perlunya promosi untuk ditingkatkan dan menonjolkan sisi dari keistimewaan daerah tersebut, supaya bisa lebih dilihat. Selain itu juga diperlukan penataan konstruksi seperti yang terdapat pada pentaan Pura Besakih, Karangasem yang merupakan pura terbesar di Bali.

Wakil Dekan III Fakultas Teknik Universitas Udayana juga memberikan beberapa tanggapan terkait beberapa pertanyaan yang diajukan tamu ke Fakultas Teknik Universitas Udayana, salah satunya tips agar mahasiswa Fakultas Teknik dapat lulus tepat waktu.

“Untuk lulus tepat waktu, seharusnya sangat memungkinkan karena memang ada MBKM. Kami menyikapi perihal kegiatan magang di mana akan dikonversi dengan 20 SKS. Dalam laporan magang nantinya akan terdapat 1 chapter yang membahas mengenai tugas akhir. Selain itu kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa itu banyak yang bisa di rekognisi, misalkan PPK ormawa itu bisa di konversi 20 SKS,” kata Ir I Nyoman Budiastra MKes MT. (LE-BD)

Sumber: www.unud.ac.id

Pos terkait