Amlapura, LenteraEsai.id – Bupati Karangasem I Gede Dana menyampaikan tanggapan terkait beredarnya surat terbuka di media sosial yang meminta pemerintah segera dapat menangani wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang kini cukup merebak di beberapa desa di Kabupaten Karangasem.
Bupati Gede Dana kepada pers di Amlapura, Kamis (21/7) mengatakan bahwa pihaknya tidak tinggal diam dalam menyikapi adanya wabah PMK di wilayahnya. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mencegah agar wabah yang menyerang hewan ternak berkaki empat itu tidak semakin meluas.
“Kami dari Pemerintah Kabupaten Karangasem sudah berusaha maksimal untuk menangani PMK. Terkait vaksin kami sudah menerima sebanyak 13.000. Dan dua hari lalu sebanyak 10.998 dosis vaksin telah disebarkan. Kami tentu akan terus menggerakkan vaksinasi ini,” ujarnya.
Namun, lanjut Bupati Dana, jumlah vaksin yang diterima dari pemerintah pusat cukup terbatas, sedangkan di Kabupaten Karangasem ada sebanyak 130.000-an ekor sapi, sehingga pihaknya belum dapat memberikan vaksinasi terhadap keseluruhan ternak sapi yang ada di Kabupaten Karangasem.
Sehubungan dengan itu, pihaknya berharap kiriman vaksin PMK dari pemerintah pusat dapat secepatnya dilakukan penambahan. Sementara untuk penanganan dalam jangka pendek, pihaknya memberikan obat tradisional terhadap sapi-sapi yang diduga tertular PMK.
“Karena kami di daerah tidak bisa membuat vaksin, maka sapi yang sakit kami berikan obat tradisional seperti madu yang dioleskan ke mulut atau ke kuku sapi. Atau dengan menggunakan Eco Enzyme,” kata Bupati Dana sembari menambahkan, sanitasi terhadap kandang ternak juga terus dilakukan petugas di lapangan.
Sementara surat terbuka yang tersebar di media sosial bertuliskan sebagai berikut:
Surat terbuka
Yth.
Bapak Bupati Karangasem
cq. Dinas Peternakan Kabupaten Karangasem.
di –
Amlapura.
Om suwastiyastu
Terkait dengan makin merebaknya kasus PMK (penyakit mulut dan kuku) yang menimpa ternak sapi di wilayah br. Dinas dukuh, desa Sangkan gunung, kecamatan sidemen yang sangat meresahkan masyarakat (pemilik ternak) kami selaku peternak sapi kecil-kecilan memohon dengan hormat kepada Bapak Bupati Karangasem, dan dinas terkait ” dinas peternakan kabupaten Karangasem agar segera mengantisipasi/merespon dengan mengadakan vaksinasi/bertindak cepat agar turun langsung merespon keluhan/permohonan kami.
Demikian kami sampaikan permohonan kami agar bisa ditindaklanjuti, bila ada kata-kata kami tidak berkenan dihati bapak, kami mohon maaf sebesar-besarnya. Atas perhatian nya tidak lupa kami haturkan terima kasih.
Om santih santih santih om
Hormat kami
Peternak kecil (LE-Ami)







