Ketua Komisi III DPRD Badung Dukung Eksekutif Terbitkan OD

Ketua Komisi III DPRD Badung Dukung Eksekutif Terbitkan OD
I Made Ponda Wirawan, Ketua Komisi III DPRD Badung. (Foto: Humas DPRD Badung)

Mangupura, LenteraEsai.id – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Badung I Made Ponda Wirawan, mengacungi jempol Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa. Yang telah melakukan studi tiru ke Provinsi DKI Jakarta mengenai creative financing. Dimana Pemkab Badung berpeluang menerbitkan obligasi daerah (OD).

Dikatakan Ponda Wirawan DKI Jakarta sendiri sudah menjalankan creative financing ini. Hal itu disampaikannya Selasa, 4 Agustus 2026 pada awak media masa. “Langkah studi tiru ke DKI Jakarta terkait obligasi daerah ini juga dalam rangka pematangan,” katanya.

Bacaan Lainnya

Menurut Ponda Wirawan ketimbang dengan pembiayaan dari bank maupun nonbank, penerbitan obligasi daerah lebih menguntungkan. Karena tidak membebani APBD. Sehingga percepatan pembangunan infrastruktur. Alasannya, instrumen pembiayaan kreatif yang mulai mendapatkan momentum adalah Obligasi Daerah. Yaitu surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah daerah untuk membiayai kegiatan investasi sektor publik.

Dikatakan Pemerintah DKI Jakarta telah mengumumkan rencana penerbitan Obligasi Daerah senilai Rp 3,5 triliun. Terobosan ini sangat bisa diterapkan Pemerintah Kabupaten Badung. Obligasi Daerah adalah surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah daerah untuk menghimpun dana dari masyarakat/investor pasar modal. Dengan kewajiban membayar bunga (kupon) secara berkala dan melunasi pokok utang pada saat jatuh tempo. Sebagai instrumen pembiayaan jangka panjang, Obligasi Daerah pada umumnya memiliki tenor menengah hingga panjang yang sesuai dengan siklus pembangunan infrastruktur.

Bupati Badung Adi Arnawa Selasa,4 Agustus 2026 mendampingi Gubernur Bali Wayan Koster melakukan audiensi ke Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta. Pertemuan strategis ini membahas peluang kerja sama bidang pembiayaan pembangunan, infrastruktur, kebudayaan, dan pariwisata. Salah satu agenda utamanya adalah pemanfaatan skema obligasi daerah sebagai alternatif pembiayaan pembangunan berkelanjutan.

Pewarta: Made Astra
Redaktur: Laurensius Molan

Pos terkait