Karangasem, LenteraEsai.id – Pascaseorang pedagang asal Padangkerta, Kabupaten Karangasem dinyatakan terpapar Virus Corona, pihak Desa Adat dan Desa Dinas Bebandem langsung memutuskan untuk melakukan penutupan sementara terhadap operasional Pasar Bebandem.
Menurut informasi, penutupan sementara Pasar Bebandem itu akan dilakukan selama sembilan hari atau selama tiga kali waktu pasaran.
“Betul, kita sepakat dengan Bendesa Adat untuk melakukan penutupan pasar sementara sampai tiga kali pasaran,” ujar Perbekel Desa Bebandem I Gede Partadana ketika dikonfirmasi, Kamis (30/04/2020).
Atas tindak lanjut penutupan pasar tersebut, kata Partadana, saat ini pihak kedesaan bersama desa adat sedang membuat surat imbauan untuk disebarkan kepada warga, serta melakukan sosialisasi ihwal dilakukannya penutupan operasional Pasar Bebandem.
Selama masa penutupan pasar, pihak desa dinas dan desa adat akan berkordinasi dengan Satgas Gotong Royong Penanganan Covid-19 di daerah setempat.
“Koordinasi yang kami laksanakan antara lain menyangkut langkah – langkah dan kebijakan yang akan diambil untuk selanjutnya,” ujar Pertadana menjelaskan. (LE-KR6)







