Karangasem, LenteraEsai.id – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2022/2023 telah dimulai kembali dengan sistem pembelajaran tatap muka. Para orang tua pun mulai mendaftarkan anak mereka untuk menuntut ilmu di beberapa sekolah.
Namun di balik hingar-bingar PPDB, ada sekolah dasar (SD) di Kabupaten Karangasem yang hanya mendapat dua orang siswa saja. Yakni SDN 8 Subagan yang berlokasi di lingkungan Karangsokong, Subagan.
Posisi sekolah tersebut cukup tersembunyi. Menuju ke tempat itu harus masuk melewati gang yang menjorok agak ke tengah. Ditambah tidak ada papan nama sekolah yang terlihat dari pinggir jalan raya.
Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 8 Subagan, Ni Gusti Nyoman Dewi pada Rabu (13/7) menuturkan, sejak dibuka hingga sampai penutupan PPDB, pihaknya hanya kedatangan satu siswa yang mendaftar. “Baru kemarin ada seorang siswa lagi yang menyusul datang mendaftar. Jadi sekolah ini hanya mendapat dua siswa baru untuk kelas satu tahun ini,” ujarnya.
Hal tersebut diperkirakan karena lokasi sekolah yang agak jauh dari pinggir jalan raya. Di samping letak sekolah ini diapit oleh sekolah lain yang berdekatan, seperti SDN 4 Subagan, SDN 7 Subagan dan MIN 2 Subagan. Di mana keseluruhan sekolah tersebut letaknya tepat di pinggir jalan raya sehingga akses antar jemput orang tua siswa lebih praktis.
“Tahun lalupun kami hanya mendapat 5 siswa baru untuk kelas satu,” katanya, menjelaskan.
Sementara, data jumlah siswa yang kini menuntut ilmu di SDN 8 Subagan, yakni kelas 2 hanya 5 orang siswa, kelas 3 ada 6 orang siswa, sedangkan untuk kelas 4 sampai 6 rata-rata di atas 10 orang siswa.
Kepala sekolah mengaku kebingungan karena hanya mendapat dua siswa saja tahun ini, dan masih berharap ada siswa baru yang mendaftar lagi. “Dari petunjuk yang kami dapat, kami disuruh menunggu saja dulu, sambil menunggu kebijakan apa yang sebaiknya kami ambil,” katanya.
Sementara untuk mengantisipasi hal tersebut di tahun berikutnya, Kepsek Dewi menyebutkan bahwa pihaknya akan melakukan komunikasi kepada kepala lingkungan setempat agar melakukan pendekatan ke para warganya untuk meyakinkan mendaftarkan anak-anak mereka ke SDN 8 Subagan. Hal ini dikarenakan kualitas pendidikan pun dinilai sama saja dengan sekolah lainnya. (LE-Ami)







