Gianyar, LenteraEsai.id – Festival Air Suwat merupakan gelaran yang dilangsungkan setiap tahun sekali sebagai wujud soliditas antarwarga, diharapkan menjadi salah satu atraksi wisata di Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali.
Ketua DPRD Gianyar Wayan Tagel Winarta memuji suksesnya pelaksanaan Festival Air Suwat yang digelar oleh Desa Adat Suwat, Kecamatan dan Kabupaten Gianyar pada Sabtu (1/1). Ia melihat soliditas dari prajuru, anak muda hingga masyarakat. Karenanya, Tagel berharap festival ini tetap digelar di tahun-tahun berikutnya.
“Saya berterima kasih pada panitia, prajuru dan warga dengan festival ini. Masyarakat menyambut baik dan acara harus dilanjutkan tiap tahun. Festival ini pada akhirnya akan memberikan keuntungan untuk kita semua,” ujar Tagel Winarta.
Dalam kerumunan puluhan bahkan ratusan orang yang masing-masing melengkapi diri dengan alat semprot air atau bahkan ember, sertamerta saling siram hingga mirip ‘pertempuran’ yang memanfaatkan semprotan air sebagai pelurunya.
Dalam suasana canda dan hingar bingar, puluhan orang berbasah kuyup di arena festival yang tidak saja melibatkan kaum remaja putra dan putri, namun tidak sedikit juga para orang tua. ‘Pertempuran’ tampak begitu sengit, air muncat ke mana-mana di sela pekik dan canda tawa para peserta festival.
Tagel Winarta mengatakan, Desa Suwat kini sudah menjadi salah satu desa tujuan wisata di Kabupaten Gianyar. Dengan berkembangnya destinasi, ia yakin akan berdampak pada pendapatan, baik di tingkat desa maupun kabupaten.
“Desa Suwat sudah menjadi desa wisata, kami yakin ke depan dengan diadakan festival seperti ini, pariwisata akan meningkat. Dengan meningkatnya pariwisata akan meningkatkan pula pendapatan desa dan sangat bermanfaat untuk kabupaten,” ucapnya, menjelaskan.
Tagel Winarta mengapresiasi semua komponen yang sudah terlibat menyukseskan Festival Air Suwat. Tagel berharap tahun 2022 ini, pandemi berakhir dan kunjungan pariwisata bisa kembali normal.
“Ini hebat, di Suwat yang sebelumnya (tidak ada objek wisata, red) kini menjadi ada. Ayo dukung dan sambut program ini, mudah-mudahan tahun ini pandemi sudah pergi, sehingga wisatawan bisa kembali datang berkunjung,” katanya.
Tagel juga memberikan saran untuk menambah rangkaian acara dalam Festival Air Suwat. Selain itu, ia juga meminta masyarakat Desa Suwat memberikan dukungan penuh untuk program ini.
“Artinya, memang harus full semua krama mendukung. Untuk kata sukses hanya persatuan dan kesatuan kuncinya. Apapun perbedaannya, apapun kekurangannya harus saling isi dan koreksi,” demikian nasihatnya.
“Ke depan harus dikuatkan dan ditingkatkan lagi. Biasanya ada parade, nanti akan dikemas dengan parade dan tambahan lain. Ini sebagai pendukung dari festival, kegiatan yang bisa menunjang. Terpenting harus total dicurahkan karena ini untuk desa, bukan untuk orang per orang,” tuturnya, menekankan. (LE-DP)







