Denpasar, LenteraEsai.id – Dieza Braddy Morrison, siswa kelas 11 TB 1 SMK Pariwisata Harapan Denpasar baru-baru ini keluar sebagai juara pertama lomba karikatur antarsiswa yang bertemakan ‘Semangat Perjuangan Pahlawan’.
Tema tersebut diambil agar generasi muda yang hidup di abad 21 atau di era milenium ini dapat memahami sejarah perjuangan bangsa Indonesia sejak dicetuskannya Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, dan bagaimana implementasinya di masa kiwari.
Tampilnya Dieza yang terlahir di daerah Badung, Bali 26 Oktober 2005 sebagai pemenang, lebih dikarenakan pelajar kelas 11 itu memang memiliki hobi melukis atau menggambar sejak masih berusia 5 tahun.
“Menurut nenek, ketika saya baru berusia 5 tahun sudah senang sekali mencorat-coret buku gambar. Ya mungkin sejak itu saya suka melukis atau menggambar,” ujar Dieza Vandal, sapaan akrabnya, ketika ditemui di rumahnya di kawasan Nusa Dua, Kabupaten Badung, Senin (1/11).
Tak hanya melukis, Dieza juga punya bakat musik atau menyanyi, beatbox, street art (mural & graffiti), main skate board dan memasak. Untuk urusan masak-memasak, ia memang kini tengah menekuni bidang tersebut di SMK Harapan Denpasar.
“Meskipun saya suka musik dan beberapa hobi lain, tapi itu hanya selingan saja. Karena saya lebih suka seni memasak yang bisa saya kolaborasikan dengan seni lukis yang juga saya pelajari,” cetusnya, dengan milik wajah penuh semangat.
Terkait dengan lomba karikatur yang bertemakan ‘Semangat Perjuangan Pahlawan’ yang digelar serangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93 tahun 2021 ini, Dieza memiliki pandangan bahwa sumpah pemuda yang dicetuskan pada 28 Oktober 1928 silam hingga kini pengaruhnya masih tertanam di kalangan generasi milenial.
“Dalam pandangan saya, sumpah pemuda di zaman sekarang lebih pada semangat para pemuda Indonesia dalam mengekspresikan diri, dan show of apa yang bisa ditampilkan di kalangan khalayak banyak, yang tentunya harus memiliki nilai positif dan bermanfaat bagi diri sendiri bahkan orang lain,” ujarnya.
Mengenai cita-citanya di masa mendatang, Dieza yang menjadi juara pertama setelah menggungguli puluhan peserta lainnya, mengaku ingin menjadi seniman dan chef yang handal serta terkenal di tanah air, bahkan di seantero jagat. (LE-DP)







