Kesbangpol: Ada Dua Ribu Lebih Siswa Daftar Jadi Paskibraka di Bali

Kesbangpol: Ada dua ribu lebih siswa daftar jadi paskibraka di Bali
Pemprov Bali kukuhkan 72 anggota Paskibraka Provinsi Bali untuk apel HUT Ke-80 RI di Denpasar, Sabtu 16/8/2025. (ANTARA/ho-Pemprov Bali)

Denpasar, LenteraEsai.id – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bali menilai antusias siswa SMA/SMK seluruh kabupaten/kota untuk menjadi Paskibraka Provinsi Bali 2026 tinggi.

Hal ini tercermin dari jumlah pendaftar yang mencapai 2.310 siswa.

Bacaan Lainnya

“Sudah ada laporan dari kabupaten/kota, yang mendaftar sebanyak 447 sekolah total pendaftar sebanyak 2.310 dan lulus seleksi administrasi sebanyak 1.894 siswa,” kata Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Badan Kesbangpol Bali I Komang Kusumaedi di Denpasar, Senin.

Kusumaedi mengatakan saat ini Pemprov Bali tinggal menunggu 90 nama calon paskribraka provinsi terbaik hasil seleksi kabupaten/kota untuk diseleksi lebih lanjut.

Setelah 2 ribu pendaftar terus disaring lewat seleksi administrasi, Tes Wawasan Kebangsaan, Tes Intelegensia Umum, dan Ideologi Pancasila, masing-masing kabupaten/kota akan mengambil 10 siswa terbaik dan namanya dikirim 27 April 2026 mendatang ke Kesbangpol Bali.

Di tingkat provinsi, 90 siswa kelas X atau yang berusia 16 tahun itu akan mengikuti seleksi serupa dengan tambahan tes psikotes, tes kesehatan, parade, tes kesamaptaan, baris berbaris, dan wawancara.

“Baris-berbaris yang utama ini, terakhir wawancara baru ditentukan ranking 1 sampai 90, untuk provinsi kami mencari Paskibraka Bali sebanyak 74 orang termasuk ke nasional tiga pasang, yang 16 besar dari bawah tidak lulus dikembalikan ke daerahnya menjadi paskibraka kabupaten/kota,” ujar Kusumaedi.

Meski tahun ini Kesbangpol Bali melihat antusias siswa begitu besar, tidak dapat dipungkiri jumlah calon yang mendaftar berbeda di setiap kabupaten/kota.

Hal ini disebabkan oleh sejumlah sekolah tidak dapat mengirim calon karena terbatas dalam pemenuhan syarat.

Dari 2.310 pendaftar, jumlah pendaftar terbanyak dari Kabupaten Badung sebanyak 378 siswa, disusul Jembrana 307 siswa, Karangasem 300 siswa, Gianyar 287 siswa, Denpasar 269 siswa, Buleleng 249 siswa, Tabanan 206 siswa, Klungkung 164 siswa, dan Bangli 150 siswa.

Selain itu, ada faktor sosialisasi pihak sekolah serta Purna Paskibraka yang membuat sejumlah sekolah memiliki pendaftar yang tinggi.

Dari hasil komunikasi dengan sejumlah calon, Kusumaedi mengatakan rata-rata mereka semua mendaftar karena menilai paskibraka merupakan sebuah kebanggaan.

“Kalau ikut paskibraka itu kebanggaannya sama, baik di kabupaten, provinsi, maupun di nasional, sama-sama mengibarkan bendera merah putih pada saat yang sama tanggal 17 Agustus, saya tanya adik-adik mereka tidak ada minder, motivasi mereka kebanggaan diri, tercatat dalam sejarah, bahkan ikut daftar saja sudah sebuah kebanggaan,” kata dia.

Selain itu banyaknya tes selama seleksi juga memberi mereka pengalaman dan gambaran jika kelak mereka hendak mendaftar pekerjaan dengan bidang terkait.

Apabila lolos ada beragam fasilitas dan dana yang disiapkan Pemprov Bali sebagai penghargaan. (LE)

Source: ANTARA

Pos terkait