Bersama Relawan Peduli Sungai, Wawali dan Dandim Badung Ikut Terjun Bersihkan Sungai Ayung

Denpasar, LenteraEsai.id – Pemkot Denpasar bersama jajaran Kodim 1611 Badung dan Komunitas Peduli Sungai (KPS) Kota Denpasar berkolaborasi dengan KPS Gas Kopling (Gerakan Aksi Sosial Komunitas Peduli Lingkungan) menggelar kegiatan bersih-bersih dan susur aliran Sungai Ayung, Sabtu (18/9).

Kegiatan dalam rangka Hari Bersih-bersih Sedunia tahun 2021 yang jauh pada bulan September ini, pagi itu berlangsung di aliran sungai yang melintang di Jalan Sulatri, Kesiman Petilan, Kota Denpasar.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut tampak hadir Wakil Wali Kota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa bersama Dandim 1611/Badung Kolonel Infantri I Made Alit Yudana, Camat Dentim I Wayan Herman, Perbekel Desa Kesiman Petilan I Wayan Mariana, Lurah Kesiman Gusti Ayu Made Suryani serta Ketua KPS Kota Denpasar IB Anom Parwata.

Selain itu tampak juga ratusan relawan dari 35 komunitas peduli sungai dibantu unsur TNI dari Kodim 1611/Badung menyusuri aliran sungai untuk merapikan dan membersihkan sampah terutama jenis plastik yang mencemari Sungai Ayung.

Wawali Kadek Agus Arya Wibawa mengapresiasi kegiatan bersih dan susur sungai tersebut. “Kegiatan berkelanjutan pengelolaan lingkungan ini dapat menginspirasi wilayah lain di Kota Denpasar untuk menggulirkan kegiatan serupa di wilayah masing-masing secara rutin,” ucapnya.

Ia menyebutkan Pemkot Denpasar berkomitmen mendukung kegiatan masyarakat, karena tanpa program pemberdayaan oleh masyarakat, pembangunan suatu daerah tak akan berjalan maksimal. Apalagi Kota Denapsar memliki potensi wisata alam yang mungkin jarang dimiliki kota-kota besar lainnya.

Sementara Dandim 1611/Badung Kolonel Infantri I Made Alit Yudana mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen pihaknya untuk bersinergi bersama seluruh elemen masyarakat guna meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, terutama wilayah sungai.

“Keberadaan sungai sebagai sumber mata air dan sumber kehidupan, harus kita jaga agar tak sampai terjadi bencana alam karena kelalaian kita menjaga lingkungan. Bersama Pemerintah Kota Denpasar dan komunitas peduli sungai mari sinergikan potensi untuk memaksimalkan kebersihan lingkungan terutama kebersihan aliran sungai sebagai sumber kehidupan,” kata Alit Yudana, menekankan. (LE-DP)

Pos terkait