Karangasem, LenteraEsai.id – Hari libur, Bupati Karangasem I Gede Dana tetap melaksanakan pemantauan langsung pelaksanaan vaksinasi Astrazeneca kepada masyarakat sekaligus mengedukasi dan meyakinkan masyarakat agar tidak takut divaksin.
Seperti saat pelaksanaan vaksinasi di enam desa di Kecamatan Abang, yakni di Desa Datah, Bunutan, Purwakerti, Culik, Kerta Mandala dan Labasari pada Minggu (16/5). Bupati Dana berharap vaksinasi dapat dituntaskan sesuai dengan jumlah target sasaran yang telah ditentukan.
Dengan semua penduduk tuntas dilakukan vaksinasi, Kabupaten Karangasem senantiasa akan menjadi daerah zona hijau Covid-19 pertama di Bali, katanya, menegaskan.
“Target pertama kami adalah menjadikan Kabupaten Karangasem sebagai zona hijau, dengan mengutamakan pelaksanaan vaksinasi pada zona merah dan zona orange di setiap kecamatan, yang dianggap sebagai wilayah rawan dampak penyebaran Covid-19,” ujar Bupati Dana.
Pada pelaksanaan vaksinasi, masyarakat terlihat begitu antusias. Ini terlihat dari antrean warga yang cukup banyak. Namun, mereka tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat, seperti memakai masker dan menjaga jarak.
Seperti yang terlihat di pos vaksinasi Wisata Tirta Purwakerti. Masyarakat begitu antusias, karena mereka khawatir kehabisan vaksin Astrazeneca, meskipun mereka sebenarnya sudah terdata sebagai sasaran vaksinasi sejak awal.
“Saya sampai terburu-buru ke lokasi vaksinasi walaupun saya sudah terdata sebelumnya, takutnya vaksinnya habis, karena yang datang terlihat banyak sekali,” kata Ni Luh Arnis Febria Kurniawati, salah seorang warga asal Banjar Dinas Seloni, Desa Culik.
Menutut petugas, total vaksinasi di enam desa tersebut tercatat sebanyak 8.170 orang. Karenanya, vaksinasi akan dilakukan secara bertahap sehubungan jumlah tenaga medis dan vaksin yang cukup terbatas.
Bupati Dana menambahkan, Karangasem sudah melakukan vaksinasi Astrazeneca kepada hampir 32 ribu warga, dan sejauh ini belum ada dampak serius yang dianggap membahayakan kesehatan.
“Kalau hanya dampak panas dan meriang, itu dianggap sebagai reaksi biasa. Kalaupun ada keluhan serius, maka bisa langsung disampaikan kepada vaksinator, agar bisa dicek lebih lanjut dengan cepat,” kata Bupati Dana.
Dalam pemantauan vaksinasi tersebut, Bupati Dana tampak didampingi Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta, Kepala Dinas Kesehatan Karangasem I Gusti Bagus Putra Pertama, Camat Abang Ida Bagus Eka Ananta dan pejabat terkait lainnya.
Pemantauan pelaksanaan vaksinasi ini akan terus dilakukan oleh Bupati Dana di seluruh kecamatan. Selain mendorong agar proses vaksinasi lebih cepat sesuai target pemerintah, juga sekaligus mengedukasi setiap warga agar tidak khawatir divaksin. Sebab, vaksinasi ini ditujukkan sepenuhnya untuk melindungi masyarakat dari bahaya Covid-19. (LE-Jun)







