Gubernur Koster Dampingi Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Puri Agung Ubud

Gianyar, LenteraEsai.id – Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mendampingi Presiden RI Joko Widodo melakukan peninjauan pelaksanaan vaksinasi massal di Puri Agung Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar pada Anggara Umanis Wariga, Selasa (16/3).

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi secara langsung menyaksikan seorang seniman Tari Hanoman asal Banjar Ubud, Anak Agung Anom Putra mendapatkan suntikan Vaksin Sinovac yang dilakukan oleh dr Henyda Irasanti dari Puskesmas Ubud 1. Usai mendapatkan vaksin, Anak Agung Anom Putra yang menggunakan pakian Hanoman, langsung menyatakan sehat di hadapan Presiden Jokowi dan Gubernur Koster.

Bacaan Lainnya

Orang nomor satu di Indonesia ini kemudian menyempatkan waktu menemui tokoh lintas agama di Provinsi Bali yang sedang berada di Ruang Observasi, dan secara virtual menyambangi bupati/wali kota se-Bali yang sedang memantau jalannya vaksinasi massal di daerahnya masing-masing.

Ada 3 hal penting yang disampaikan Presiden Jokowi di hadapan bupati/wali kota se-Bali secara virtual, yakni pertama, bersyukur bahwa proses vaksinasi sudah dimulai secara bersamaan di Provinsi Bali dan seluruh kabupaten/kota. Sehingga kita harapkan

Dengan semakin banyaknya masyarakat yang divaksinisasi, diharapkan  terjadi kekebalan komunal (herd immunity), kemudian laju penyebaran Covid-19 bisa dihambat dan dikurangi serta dihilangkan, ucapnya.

“Saya berterima kasih ke Pak Gubernur, Wagub, dan Bupati/Wali Kota yang tidak kenal lelah, selalu mengingatkan kepada masyarakat, agar selalu menjaga protokol kesehatan secara ketat, sehingga laju penyebaran Covid bisa berkurang di Bali,” ujar Jokowi yang juga didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, Kapolda Bali  Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra, dan Bupati Gianyar I Made Mahayastra.

Kedua, lanjut Presiden Jokowi, apabila penyebaran Covid-nya sudah landai, menurun dan menghilang, maka nanti provinsi, kabupaten/kota maupun nanti dari pusat, akan mulai satu persatu dilakukan pembukaan ekonomi, khususnya di sektor pariwisata. Ketiga, sampai saat ini masih dibutuhkan sejumlah tahapan untuk mencapai situasi normal, sehingga semua kalangan diharapkan tetap masih pada posisi waspada.

“Saya berharap dengan program vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan yang sudah berlangsung, situasi dapat segera normal dan pariwisata di Bali kembali pulih,” kata Presiden Jokowi.

Pada acara virtual tersebut, Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara dari Gedung Dharma Negara Alaya, Lumintang Denpasar, kepada Presiden Jokowi melaporkan bahwa sasaran vaksinasi massal hari ini ditujukan kepada tokoh agama, Budayawan dan tokoh seniman.

“Sedangkan pada setiap harinya, kami juga melakukan pelayanan vaksinasi di 40 pusat pelayanan kesehatan yang tersebar di Kota Denpasar. Ada puskesmas, rumah sakit wwasta, hingga klinik yang melayani vaksinasi,” ujarnya seraya mengucapkan terima kasih kepada Presiden, karena Sanur telah ditetapkan menjadi zona hijau.

“Sehingga, kami akan menyasar 35 ribu yang harus divaksin, yaitu sekitar 27 ribu dari unsur masyarakat dan 8 ribu para petugas hotel atau pekerja yang ada di Sanur,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa yang menyampaikan terima kasih di hadapan Presiden Jokowi. “Kami atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Badung menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Jokowi yang telah berkontribusi memberikan vaksin ini, dan telah menetapkan Nusa Dua sebagai Zona Hijau,” ujarnya.

Mendengar hal itu, Jokowi menegaskan bahwa pihaknya sedang berkonsentrasi di 3 zona hijau yang telah ditetapkan, yakni di Ubud, Sanur, dan Nusa Dua. “Kita harapkan ini menjadi kawasan hijau yang nantinya bisa kita buka penuh untuk turis, sehingga mereka merasa aman dan nyaman tinggal di Bali. Kebangkitan sektor pariwisata di Provinsi Bali akan dimulai dan akan kita evaluasi setiap minggu bagaimana perkembangan yang ada di kawasan-kawasan ini (Ubud, Sanur, Nusa Dua, red) dan Bali pada umumnya. Kita berharap proses vaksinasi ini akan terus sampai mencapai target,” ujar Presiden Jokowi.

Pada kunjungan kerja perdanannya di tahun 2021 ke Provinsi Bali, Presiden Jokowi beserta rombongan juga berkesempatan meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi pelaku industri pariwisata yang dilaksanakan di Hotel Haris, Sunset Road, Denpasar. Seusai meninjau pelaksanaan vaksinasi di Hotel Haris, Presiden Jokowi beserta rombongan langsung bertolak kembali ke Jakarta.  (LE-GN1)

Pos terkait