Amlapura, LenteraEsai.id – Pemkab Karangasem menggelar rapat rutin yang membahas capaian program kerja yang telah dilaksanakan. Tapi, sebelum rapat dimulai, seluruh peserta diwajibkan menjalani Rapid Test Antigen terlebih dahulu di halaman wantilan Nawa Satya Dharma di Amlapura, Rabu (20/1/2021).
Sekda Kabupaten Karangasem I Ketut Sedana Merta mengatakan bahwa test ini tujuannya untuk memastikan seluruh peserta rapat, yakni para anggota OPD di lingkungan Pemkab Karangasem, bebas dari Covid 19. Dalam waktu 20 menit, hasil Rapid Test Antigen dapat diketahui.
“Meski klaster di lingkungan pemerintahan tidak signifikan, namun tetap kita laksanakan antisipasi, terkait adanya kecenderungan peningkatan kasus positif Covid-19 di seluruh Bali,” ungkap Sekda Sedana Merta.
Peserta rapid test pagi itu di antaranya Bupati Mas Sumatri, Wakil Bupati Artha Dipa, Sekda Sedana Merta serta 64 peserta rapat rutin lainnya, termasuk beberapa staf di lingkungan Setda Karangasem yang memiliki mobilitas tinggi sebagai mendampingi pimpinan, seperti di Bagian Humas, Ajudan, Sekpri, Patwal dan para sopir.
Sementara dari hasil tes tersebut, keseluruhan peserta rapat dan kalangan staf tertentu itu dinyatakan non reaktif terhadap virus yang hingga kini masih cukup mewabah.
Bupati Mas Sumatri menyampaikan, meskipun hasil yang keluar negatif, tapi dimohon untuk tetap menegakan protokol kesehatan, karena hasil negatif tidak menyingkirkan kemungkinan terinfeksi Covid-19, sehingga masih bisa beresiko menularkan ke orang lain.
“Peserta rapat saya harap tetap disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan penanggulangan Covid-19,” ujar Mas Sumatri, menegaskan.
Hal tersebut dipertegas lagi oleh dr I Komang Wirya, sebagai dokter penanggung jawab UPTD Labkes Kabupaten Karangasem. “Hasil negatif dapat terjadi pada kondisi kuantitas antiagen pada specimen di bawah level deteksi alat,” ungkapnya. (LE-Jun)







