Karangasem, LenteraEsai.id – Kabupaten Karangasem akan mempunyai objek wisata baru di Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem, tepatnya di sebelah barat lokasi berkemah Bukit Asah, yaitu sebuah goa yang bernama Song Lawah.
Goa tersebut berada di antara tebing-tebing yang sangat indah dan dalam goa tersebut juga terdapat sarang burung walet.
Objek wisata baru ini dikembangkan oleh Badan Pengembang Pariwisata Desa Adat Bugbug (BP2DAB). “Ini merupakan program terbaru dari Bukit Asah Camp yang dikembangkan oleh BP2DAD,” kata I Komang Geria yang merupakan salah satu pengelola kawasan yang bertugas sebagai tim publikasi di Bukit Asah Camp, pada Selasa (12/1/2021).
Komang Geria melanjutkan, warga setempat mempercayai jika ada yang sakit sesak napas, maka akan nunas tamba atau meminta obat dengan minum sedikit darah kelelawar hasil tangkapan di goa itu. Hal ini sudah diketahui penduduk sekitar dan telah dipercayai secara turun-temurun.
Selain itu, lanjut Komang Geria, bagi yang ingin nunas tamba harus lebih dulu membawa banten pejati agar semuanya berlangsung secara lancar.
Ia menyebutkan, sejauh ini terbukti bahwa tidak sedikit warga yang nunas tamba di Goa Song Lawah sembuh dari penyakitnya, terlebih bagi yang menderita sakit sesak nafas betul-betul cespleng.
Untuk menuju Goa Song Lawah, wisatawan nantinya harus menyeberang melalui Pantai Pasir Putih. Dan sebelum tiba di lokasi, wisatawan terlebih dahulu akan diajak keliling dengan jukung sambil menikmati indahnya tebing-tebing di pinggiran pantai. Setelah itu baru diajak untuk menuju ke Goa Song Lawah.
Diharapkan dengan dikembangkannya objek wisata ini, dapat menarik wisatawan untuk datang berwisata ke Kabupaten Karangasem, khususnya ke Desa Adat Bugbug.
“Saya berharap objek wisata yang baru diperkenalkan secara lebih luas ini, dapat menarik minat para wisatawan untuk datang ke Karangasem di tengah pandemi Covid-19 yang masih terus mewabah,” ujar Geria, mengharapkan. (LE-Jun)







