Update Penanggulangan Covid-19 di Bali per 15 Agustus 2020

Denpasar, LenteraEsai.id – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali menyampaikan perkembangan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di Provinsi Bali per hari Sabtu, 15 Agustus 2020.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra di Denpasar, Sabtu (15/8) petang mengatakan, jumlah kumulatif pasien positif Covid-19 kini menjadi 4.024 orang, bertambah 44 orang transmisi lokal.

Bacaan Lainnya

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali mencatat angka kesembuhan pasien Covid-19 terus beranjak naik. Hari ini total pasien yang sembuh sebanyak 3.532 orang, bertambah 48.  Angka ini menunjukkan persentase pasien sembuh sebesar 87,77 persen.

Kembali hari ini Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali mencatat nihil kasus meninggal dunia, sehingga data mencatat 49 pasien Covid-19 yang meninggal atau 1,22 persen, ucapnya

Sedangkan untuk pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) yang berada di 17 rumah sakit, dan dikarantina di ruang Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan BPK Pering, sebanyak 443 orang berkewarganegaraan Indonesia.

Dewa Indra yang juga Sekda Provinsi Bali menyebutkan, jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh transmisi lokal, yang  secara komulatif sebanyak 3.633 orang terdiri atas 3.621 WNI dan 12 WNA.

“Meskipun data kesembuhan pasien Covid-19 mengalami peningkatan, namun kami tetap mengajak semua lapisan masyarakat untuk tetap menjaga diri dan kesehatannya, dengan menerapkan protokol kesehatan di mana saja dan kapan saja, sehingga antara satu orang dan yang lainnya akan saling menjaga,” ujarnya.

Kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menerapkan Protokol Kesehatan sesuai Tatanan Kehidupan Era Baru menuju Masyarakat Bali yang Produktif dan Bebas Covid-19. “Untuk itu, marilah kita laksanakan Protokol Kesehatan dengan disiplin untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak fisik, dan menghindari keramaian,” katanya, mengingatkan.  (LE-DP1)

Pos terkait