Denpasar, LenteraEsai.id – Budaya membaca dan kepedulian terhadap sesama menjadi dua nilai yang ingin dibawa Putu Anindhita Indivara Disty Dananjaya, atau Nindy, dalam ajang Puteri Remaja Indonesia 2026. Mewakili Bali di tingkat nasional, remaja ini mengusung advokasi “Read to Lead” untuk mendorong generasi muda mengembangkan wawasan, membangun kepercayaan diri, dan berani memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Nindy dijadwalkan mengikuti rangkaian karantina dan Grand Final Puteri Remaja Indonesia 2026 di Jakarta pada akhir Oktober 2026. Di tengah persiapannya menghadapi kompetisi tersebut, ia juga ingin memperkenalkan pentingnya literasi sebagai fondasi pengembangan diri generasi muda.
Bagi Nindy, membaca bukan sekadar aktivitas untuk memperoleh informasi. Kebiasaan ini menjadi sarana memperluas cara pandang, membentuk pola pikir, serta membuka kesempatan bagi remaja untuk mengenali dan mengembangkan potensi diri.
Kemampuan berbahasa Inggris dan Jepang yang dimilikinya turut mendukung ketertarikannya terhadap pengetahuan dan wawasan lintas budaya. Melalui “Read to Lead”, Nindy ingin mengajak remaja menjadikan membaca sebagai bagian dari keseharian sekaligus bekal untuk menghadapi berbagai tantangan.
Aktif Mengajar dan Terlibat dalam Kegiatan Sosial
Kepedulian Nindy terhadap pengembangan generasi muda tidak hanya disampaikan melalui advokasi. Ia juga aktif mengikuti kegiatan kerelawanan, termasuk mengajar di sejumlah sekolah di Bali.
Melalui kegiatan tersebut, Nindy berkesempatan berbagi pengetahuan dan berinteraksi langsung dengan anak-anak. Pengalaman ini menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan semangat belajar sekaligus memahami kebutuhan generasi yang lebih muda.
Selain di bidang pendidikan, Nindy turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial bersama yayasan yang mendampingi penyandang disabilitas. Keterlibatan tersebut memberinya pengalaman untuk memahami keberagaman, membangun empati, dan menghargai pentingnya lingkungan yang inklusif.
Semangat berbagi juga diwujudkan melalui kegiatan Jumat Berkah dengan memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Nindy beberapa kali mengunjungi panti asuhan, tidak hanya untuk menyalurkan donasi, tetapi juga meluangkan waktu berinteraksi dan berbagi kebahagiaan bersama anak-anak.
Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses Nindy dalam memahami arti kontribusi sosial. Menurut nilai yang ingin dibawanya, kepedulian dan keinginan untuk memberikan manfaat bagi orang lain dapat dimulai sejak usia muda.
Bawa Semangat Bali ke Tingkat Nasional
Melalui advokasi “Read to Lead”, Nindy berharap semakin banyak remaja yang menyadari bahwa pengetahuan dapat menjadi modal untuk berkembang dan berkontribusi. Ia ingin mendorong generasi muda agar tidak hanya berorientasi pada prestasi pribadi, tetapi juga mampu memanfaatkan kesempatan yang dimiliki untuk membantu sesama.
Kini, Nindy tengah mempersiapkan diri untuk menjalani karantina dan Grand Final Puteri Remaja Indonesia 2026 di Jakarta pada akhir Oktober. Ia berharap dapat membawa semangat literasi, kepedulian sosial, dan nilai-nilai positif dari Bali ke panggung nasional.
Dukungan untuk Nindy
Masyarakat juga dapat memberikan dukungan kepada Nindy melalui kategori Puteri Favourite Puteri Remaja Indonesia 2026. Dukungan tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi bagi perwakilan Bali yang membawa advokasi literasi dan semangat berbagi dalam ajang tersebut.
Informasi mengenai mekanisme dan periode voting dapat mengikuti pengumuman resmi penyelenggara Puteri Remaja Indonesia 2026.
(LE-ViV)







