DPD Hanura Bali Gelar Muscab Serentak, Nyoman Ginantra Terpilih Pimpin DPC Karangasem

Hanura

Denpasar, LenteraEsai.id – Di tengah dinamika perpolitikan Bali yang kian kompetitif, Partai Hanura mengambil langkah strategis dengan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) serentak untuk sembilan DPC se-Bali di Denpasar, Jumat (21/11/2025). Agenda ini bukan sekadar rutinitas organisasi, tetapi momentum konsolidasi besar setelah ditetapkannya Kepengurusan DPD Hanura Bali periode 2025–2030—sebuah penanda bahwa Hanura tengah menata ulang kekuatan mesin partai menuju pertarungan politik lima tahun ke depan.

Dari hasil Muscab, I Nyoman Ginantra Artana ditetapkan sebagai Ketua DPC Hanura Karangasem periode 2025–2030. Ginantra, kader setia Hanura sejak 2008, menyampaikan rasa terima kasih dan kesiapan memimpin konsolidasi di daerahnya. “Astungkara, pengalaman menggawangi Hanura di Karangasem selama ini menjadi modal untuk memperkuat organisasi, sehingga mampu hadir dan mengambil peran dalam setiap kontestasi politik di Karangasem,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, sebelumnya Ketua DPD Hanura Bali, Gde Wirajaya Wisna, menegaskan bahwa Muscab serentak ini merupakan langkah strategis untuk mengokohkan struktur partai dari tingkat provinsi hingga akar rumput. Ia menilai kehadiran DPP dan Korwil bukan sekadar formalitas, tetapi bukti keseriusan Hanura menata mesin organisasi agar lebih solid, terukur, dan siap menjemput agenda politik jangka panjang. “Seluruh proses penjaringan calon ketua DPC telah tuntas. Berkasnya sudah kami kirim ke DPP lengkap dengan pakta integritas sebagai komitmen moral dan organisasi,” ujarnya.

Wirajaya menyebut penyegaran kepengurusan tahun ini menghadirkan figur-figur terbaik dari berbagai latar belakang—akademisi, aktivis sosial, tokoh adat, pelaku usaha, hingga kader muda berprestasi. Ia menegaskan bahwa regenerasi ini bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan bagian dari strategi memperkuat jaringan hingga ke titik terdalam struktur partai.

“Struktur yang kuat adalah syarat mutlak bagi Hanura untuk menembus tantangan politik ke depan, terutama konsolidasi menuju Pemilu 2029,” tegasnya. (LE-022)

Pos terkait