Mangupura, LenteraEsai.id – Kegiatan di Kantor DPRD Kabupaten Badung terus bergulir. Senin, 11 Agustus 2025 siang Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti memimpin rapat paripurna. Dengan agenda tunggal penyampaian naskah penjelasan Kebijakan Umum Anggaran -Prioritas Platfon APBD Sementara (KUA- PPAS) tahun 2026 dan ranperda perubahan APBD Badung 2025 oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa.
Dalam ranperda perubahan APBD Badung 2025, pendapatan dirancang Rp11,1 triliun lebih, naik Rp448 miliar lebih dibandingkan di APBD Induk 2025. Akan dialokasikan untuk belanja operasional dan membiayai program-program pembangunan. Di mana prioritas dalam lima tahun pemerintahannya untuk pembangunan insfrastruktur.
“Saya berharap apa yang saya sampaikan, yakni KUA-PPAS 2025 dan perubahan APBD 2025 gayung bersambut oleh DPRD Badung. Dengan prioritas pada pembangunan insfrastruktur, ” papar Adi Arnawa menjawab awak media massa.
Ketua DPRD Badung Anom Gumanti menjawab awak media massa, penyampaikan KUA-PPAS 2026 dan ranperda Perubahan APBD 2025 sudah sesuai peraturan perundang-undangan. Karena diperhitungkan juga waktu nya untuk verifikasi oleh gubernur Bali.
“Kalau kita cermati ranperda Perubahan APBD Badung 2025, ada tambahan target pendapatan Rp1 triliun lebih. Mudah -mudahan bisa direalisasikan. Kami kira konflik Kamboja dengan Vietnam ada pengaruh kedatangan wisatawan ke Bali, ” jelasnya.
Pewarta: I Made Astra
Redaktur: Laurensius Molan







