Denpasar, LenteraEsai.id – Festival Anggrek Internasional (FAI) diselenggarakan di Lapangan Bajra Sandhi Renon, Denpasar sejak 4 hingga 14 Mei 2023. Festival yang diramaikan 80 stan ini menghadirkan ratusan jenis anggrek dari berbagai negara. Mulai dari Taiwan, Singapura, dan berbagai daerah di Indonesia.
“Festibal dipenuhi berbagai macam bunga dan jenis anggrek dari Taiwan, Singapura, dan beberapa provinsi di Indonesia yang indah-indah,” kata Ketua Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultural Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali Nyoman Suwastika, yang sekaligus Ketua Pelaksana Festival Anggrek Internasional, di Lapangan Bajra Sandhi, Renon, Minggu (7/5).
Festival anggrek yang dilaksanakan ini sebenarnya mempunyai beberapa tujuan. “Antara lain memperkenalkan anggrek-anggrek yang ada di Provinsi Bali dan kami ingin membangkitkan (anggrek) dalam pekarangan lahan sempit yang ada di masyarakat,” urai Suwastika. Budidaya anggrek ini juga terus berkembang. Salah satunya anggrek hibrida yang berusaha dikenalkan komunitas Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Provinsi Bali kepada masyarakat.
Dalam festival anggrek tersebut salah satu yang menarik adalah kemenangan yang diperoleh I Putu Sudiarta yang merupakan dosen di Fakultas Pertanian Unud. Sudiarta meraih The Best of Cection Cimbidiinae, The Best of Section Cypripedoideae, kemudian dari seluruh anggrek hybrid memperoleh The Best of Hybrid dan dari seluruh tanaman yang ikut lomba memperoleh The Best of Show. Penyerahan hadiah langsung dilakukan oleh Gubernur Bali I Wayan Koster. (LE-DP)
Sumber: www.unud.ac.id







