Jakarta, LenteraEsai.id – Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa penggunaan tabung oksigen oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat berada di Palangka Raya bukan disebabkan oleh sesak napas, melainkan bagian dari edukasi mengenai fasilitas penanganan gangguan pernapasan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kemenkes menyebut narasi di media sosial yang mengaitkan foto tersebut dengan kondisi kesehatan Menkes sebagai informasi yang tidak benar.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, di Jakarta, Minggu, mengatakan foto tersebut memang diambil saat kunjungan kerja Budi Gunadi Sadikin ke Palangka Raya pada Jumat (23/10). Namun, ia menegaskan bahwa narasi yang beredar di media sosial telah memelintir fakta dan mengarah pada disinformasi, fitnah, dan kebencian (DFK).
“Menkes sama sekali tidak merasa sesak napas pada saat itu, dan terbantu dengan menggunakan masker KN95 selama kunjungan berlangsung,” kata Aji.
Ia menjelaskan, penggunaan tabung oksigen bertujuan memberikan informasi kepada masyarakat mengenai fasilitas rumah oksigen sekaligus memastikan layanan tersebut dapat dimanfaatkan warga yang membutuhkan.
Kunjungan itu juga menjadi bagian dari upaya mempromosikan Rumah Oksigen milik Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Bus Oksigen milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Kedua fasilitas tersebut disiapkan untuk membantu masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat kabut asap.
Aji mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang memelintir fakta. Ia mengajak semua pihak berfokus pada perlindungan kesehatan warga terdampak karhutla serta memastikan mereka memperoleh layanan kesehatan yang diperlukan. (LE-Ant)







