Denpasar, LenteraEsai.id – Basarnas Bali bersama tim SAR gabungan mengevakuasi seorang anak buah kapal (ABK) warga negara Filipina yang mengalami gangguan jantung di perairan Bali, Jumat pagi.
Koordinator Lapangan Basarnas Bali, Arif Yuliyanto, menjelaskan korban bernama Carl Mauricio Montevirgen (45), ABK Kapal Kool Ice. Laporan kondisi darurat diterima sekitar pukul 09.50 Wita, kemudian tim rescue bergerak menuju lokasi menggunakan RIB 02 Denpasar dari Pelabuhan Benoa.
Tim yang terdiri atas personel Basarnas, awak kapal SAR, dan unsur potensi SAR tiba di titik intercept pada pukul 10.20 Wita. Proses evakuasi medis sempat terkendala gelombang laut yang cukup kuat, namun korban berhasil dipindahkan dari kapal dengan selamat.
Setelah dievakuasi, korban dibawa ke dermaga Disnav Benoa untuk pemeriksaan awal oleh petugas kesehatan pelabuhan. Selanjutnya, pasien dirujuk ke RS Siloam guna mendapatkan penanganan medis lanjutan. Ambulans rumah sakit membawa korban sekitar pukul 11.10 Wita.
Dengan selesainya evakuasi medis, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur dikembalikan ke satuan masing-masing. Operasi ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya TNI AL, Polairud Mabes Polri, Ditpolairud Polda Bali, VTS Pelabuhan Benoa, Imigrasi Pelabuhan Benoa, BBKK Pelabuhan Benoa, serta agen kapal PT Trans Cakrawala. (LE-VJ)







