Jayapura, LenteraEsai.id – Pilot dan kopilot pesawat Smart Air dilaporkan tewas setelah ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) setibanya di Lapangan Terbang Korowai, Papua, Kamis sekitar pukul 11.00 WIT.
Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Rahmadani mengatakan pesawat bernomor registrasi PK-SNR itu terbang dari Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, dengan membawa 13 penumpang. Sesaat setelah mendarat di Korowai, pesawat diberondong tembakan.
“Dari laporan awal yang kami terima, pilot Enggo dan kopilot Baskoro meninggal dunia dalam insiden tersebut. Untuk kondisi 13 penumpang masih belum dapat dipastikan,” ujar Faizal di Jayapura.
Ia menambahkan, pihaknya juga belum dapat memastikan apakah seluruh penumpang merupakan warga Korowai atau bukan karena informasi yang diterima masih bersifat awal.
Satgas Damai Cartenz dijadwalkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan sekaligus mengevakuasi jenazah kedua kru pesawat. Aparat juga masih mendalami kelompok mana yang bertanggung jawab atas penembakan tersebut.
“Kami belum bisa memastikan dari kelompok mana pelakunya karena masih dalam proses penyelidikan,” kata Faizal.
Berdasarkan data awal, pesawat tersebut mengangkut 13 penumpang, yakni Yance Bemonop, Limu Gurik, Yanduk Kogoya, Turis Magai, Emira Wonda, Kiris (bayi), Dua Lima Kogoya, Inantinus Kahipka, Irfan Kahipka, Samuel Jitmau, Pania Mialim, Topius Kogoya, dan Tialongga Kogoya. (LE)







