Ketua DPRD Badung Sayangkan Pihak Cafe Organic Tidak Kooperatif

Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menjawab pertanyaan awak media massa. (Foto: Humas DPRD Badung)

Mangupura, LenteraEsai.id – Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti sangat menyayangkan pihak manajemen atau owner Cafe Organic di Jalan Petitenget 99, Kuta Utara tidak kooperatif saat dikunjungi Komisi IV DPRD Badung, Selasa 1 Juli 2025 lalu. Padahal maksud dan tujuan kehadiran para wakil rakyat Badung ke situ untuk mengecek dan memastikan kebenaran informasi. Apa benar terjadi perselisihan kerja hingga pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak terhadap 12 orang karyawan. Kalau benar terjadi PHK kan sudah ada aturannya.

“Saya sudah menerima laporan Ketua Komisi IV saudara Nyoman Graha Wicaksana. Perihal penolakan kunjungan teman-teman ke Cafe Organic di Jalan Petitenget, Kuta Utara beberapa hari lalu,” kata Anom Gumanti menjawab awak media massa selepas memimpin rapat paripurna, Kamis, 3 Juli 2025 siang di Kantor DPRD Badung.

Bacaan Lainnya

Di bagian lain kemudian Anom Gumanti bertanya, penolakan Komisi IV DPRD Badung, apa memang manajemen perusahaan itu tertutup apa karena top pimpinan perusahaan tidak ada ketika itu. Ditanya langkah DPRD Badung selanjutnya? Menurut Anom Gumanti pihaknya terus akan memantau perkembangan masalah itu. Dan juga memberikan kesempatan Kadis Perindustrian dan Ketenagakerjaan Badung untuk berkomunikasi pada pihak Cafe Organic.

“Supaya saya tidak terlalu cepat menyimpulkan dugaan kasus di Cafe Organic, biar Kadis Perindustrian dan Ketenagakerjaan terus berkomukasi. Tetapi kami akan terus mengikuti perkembangannya, ” papar Anom Gumanti.

Seperti diberitakan LenteraEsai.id (LE) sebelumnya, Komisi IV DPRD Kabupaten Badung dipimpin Ketuanya I Nyoman Graha Wicaksaba Selasa, 1 Juli 2025 pagi mengunjungi PT Conscious Coconut Collective (Cafe Organic) di Jalan Petitenget 99 Krobokan, Kuta Utara, Badung.

Sayang niat baik Komisi IV DPRD Badung yang juga disertai pejabat Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Badung itu, tidak disambut baik oleh pihak manajemen Cafe Organic. Manajemen Cafe Organic ogah menerima para wakil rakyat Badung itu. Padahal tujuan kedatangan pihak legislatif Badung dan eksekutif itu untuk menyelesaikan perselisihan kerja tersebut secara kekeluargaan.

Pewarta: I Made Astra
Redaktur: Laurensius Molan

Pos terkait