Fokus Pengabdian Masyarakat, ICONICS Digelar di Wantilan Desa Sayan Ubud

Kegiatan pembukaan ICONICS FEB Unud di Wantilan Pura Dalem Sayan, Ubud, Gianyar. Event ini berkolaborasi dengan Unpad Jawa Barat dan University of Economic Ho Chi Minh City Vietnam. Berlangsung lancar, aman dan tertib. (Foto: Lenteraesai/I Made Astra)

Gianyar, LenteraEsai.id – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana (FEB Unud) Bali berkolaborasi dengan Universitas Padjadjaran (Unpad), Jawa Barat dan University of Economic Ho Chi Minh City Vietnam menyelenggarakan International Conference on Economics and Business Udayana University (ICONICS) di Wantilan Pura Dalem Sayan, Desa Sayan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, pada 28-30 Agustus 2024.

Ketua Panitia ICONICS FEB Unud Dr. Gede Bayu Rahanatha menjelaskan, ICONICS merupakan rangkaian acara Joint Asian Conference Business and Economic Studies (JACBES), yang berfokus pada pengabdian masyarakat. Sedang Joint Asian Conference Business and Economic Studies (JACBES)  bertempat di Kampus FEB Unud Jalan Sudirman, The Meru Hotel Sanur dan di Wantilan Desa Sayan Ubud.

Bacaan Lainnya

Dijelaskan Dr. Bayu Rehanatha, kolaborasi International Conference yang dilaksanakan ini terdiri dari diseminasi paper, seminar internasional dan pengabdian masyarakat. Berlangsung secara daring dan luring oleh tiga universitas. Dalam seleksi paper terdapat total 596 penulis, 307 peserta dari 37 negara, serta 183 afiliasi dengan tingkat penerimaan sebesar 63%.

“Paper yang masuk dalam acara ini berjumlah 417 buah. Dengan rincian 165 dari Vietnam, 150 dari Indonesia dan 102 dari wilayah lain di seluruh dunia. Kemudian makalah yang diterima berjumlah 335 buah, dengan 113 di GARCOMBS, 213 di ACBES dan 9 di ICONICS. Setelah dikonfirmasi, total keseluruhan 274 buah makalah. Dimana 94 buah makalah berasal dari GARCOMBS, 171 paper dari ACBES dan 9 paper dari ICONICS, ” paparnya.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan FEB Unud, Dr. Ni Putu Wiwin Setyari, S.E, M.Si menambahkan, ICONICS 2024 dilaksanakan bertujuan menyebarkan informasi dan pengetahuan secara efektif kepada masyarakat. Memfasilitasi proses hilirisasi hasil-hasil penelitian dan produk teknologi litbang kepada masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat. Meningkatkan sinergi lembaga pendidikan tinggi, khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis, di berbagai tingkatan. Baik di pusat maupun di daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Dr. Ni Putu Wiwin Setyari, S.E, M.Si, International Conference on Economics and Business Udayana University (ICONICS 2024) merupakan seminar internasional yang kedua kalinya diselenggarakan FEB Unud. Sebelumnya, ICONICS telah menyelenggarakan diseminasi penelitian paper dan seminar internasional.

Namun pada kesempatan kali ini, ICONICS kedua fokus pada pengabdian masyarakat. Pada konferensi pengabdian masyarakat dengan berbentuk diseminasi, berbagai topik yang relevan akan disebarluaskan. Mulai dari tren terkini di bidang teknologi hingga isu-isu berkelanjutan seperti lingkungan sosial dan ekonomi yang dapat diterapkan (diadopsi) oleh masyarakat atau komunitas di berbagai Desa Bali.

“Dalam dunia pendidikan tinggi, diseminasi di bidang pengabdian kepada masyarakat melibatkan transfer pengetahuan, informasi dan praktik terbaik dari dosen kepada masyarakat. Sebagai bentuk kontribusi nyata dalam memecahkan masalah sosial, ekonomi dan lingkungan,” katanya.

Dipaparkan Dr. Ni Putu Wiwin Setyari, S.E, M.Si, Joint Asian Conference on Business and Economic menghadirkan lima orang pembicara. Yaitu diantaranya Prof Subal C Khumbakar sebagai pembicara online; Prof Gabriel S Lee; Assoc Prof Dong Nguyen; Prof Michelle Greenwood dan Prof Rebecca Thornton.

Di hari kedua, Kamis, 29 Agustus 2024 malam diselenggarakan gala dinner dan penandatanganan Implementation Agreement bertempat di The Meru Hotel Sanur. Selanjutnya pada hari terakhir Jumat, 30 Agustus 2024 dilaksanakan International Conference on Economic and Business (ICONICS) 2024 di Wantilan Desa Sayan, Ubud, Gianyar diorganisasikan Universitas Udayana.

Dengan ruang lingkup kegiatan meliputi seluruh hasil penelitian pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen/peneliti dari berbagai lintas disiplin ilmu ekonomi dan bisnis (ilmu ekonomi, manajemen, keuangan dan akuntansi).

Nantinya akan didiseminasikan dalam bentuk presentasi oral sesuai dengan tema pengabdian kepada masyarakat yang telah ditentukan. Konferensi Internasional bersama ini lebih dari sekadar platform untuk wacana akademis. Konferensi ini bercita-cita untuk menciptakan wawasan baru, memfasilitasi pertukaran pengalaman dan membangun jaringan.

ICONICS berkomitmen untuk terlibat tidak hanya dengan sesama profesional di bidangnya, tetapi juga dengan komunitas yang lebih luas. Sejalan dengan komitmen terhadap keterlibatan holistik ini, ICONICS mengakui peran penting pelayanan masyarakat dalam berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Selain menawarkan pengalaman konferensi yang komprehensif, sebagai institusi pendidikan tinggi, merangkul tanggung jawab yang lebih luas yang terangkum dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengajaran dan pendidikan, penelitian serta pengabdian kepada masyarakat. Komitmen ini selaras dengan indikator terakreditasi untuk pendidikan tinggi di Indonesia, yang menekankan pentingnya keterlibatan holistik dan dampak sosial.

“Dalam kerangka kerja sama ini, pengabdian kepada masyarakat tidak hanya muncul sebagai komponen penting dari misi akademik kami. Tetapi juga berfungsi sebagai indikator yang diakui atas komitmen institusi kami untuk berkontribusi secara positif kepada masyarakat, “imbuhnya seraya senyum.

Tidak hanya itu, kata Dr. Ni Putu Wiwin Setyari, S.E, M.Si, pengabdian masyarakat merupakan aspek fundamental dalam pembangunan masyarakat dan memainkan peran penting dalam menumbuhkan rasa tanggung jawab, empati dan kesadaran sosial. Dengan pemahaman ini kolaborasi International Conference yang diadakan dapat melibatkan peranan aktif para dosen dalam inisiatif pengabdian masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi FEB Unud untuk tidak hanya menyebarkan ilmu pengetahuan tetapi juga untuk secara aktif terlibat dan berkontribusi kepada masyarakat.

Universitas dapat melibatkan mahasiswa dan dosen dalam tim melalui proyek pengabdian masyarakat dengan tujuan mentransformasikan pengetahuan. Dosen sebagai pelaksana Tri Dharma di perguruan tinggi harus mampu memberikan kontribusi kepada institusi tempat ia mengabdi. Kontribusi tersebut berasal dari hasil penelitian dan hilirisasi penelitian yang dilakukan, mengaplikasikan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Hasil penelitian ini mengangkat kehormatan perguruan tinggi. Dalam kegiatan pengabdian, diharapkan dosen juga dapat memberikan kontribusi pengabdian kepada masyarakat di daerah dalam bentuk penerapan IPTEKS. Baik secara langsung maupun tidak langsung. Salah satu bentuknya pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan di Wantilan Desa Sayan, Ubud, Gianyar berlangsung dari pukul 14.00 WITA. Dalam pembukaan selain dihadiri para dosen dari tiga universitas, mahasiswa, unsur pamong Desa Sayan dan tokoh-tokoh lainnya. Dalam pembukaan diawali laporan Ketua Panitia ECONICS dari FEB Unud Dr Gede Bayu Rahanatha. Kemudian sambutan Wakil Dekan FEB Unud Bidang Akademik dan Perencanaan Dr Wiwin Setyari. Diteruskan sambutan Dr Kurniawan Saifullah dari Unpad dan Prof Nguyen Trong Hoai dari University of Economic Ho Chi Minh City Vietnam. Pada agenda selanjutnya dilaksanakan konferensi.

Pewarta: I Made Astra
Redaktur: Laurensius Molan

Pos terkait