Tabanan, LenteraEsai.id – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya dalam hal ini diwakili oleh Sekda I Gede Susila, menghadiri Exit Meeting Tim Pemeriksa BPK RI Perwakilan Provinsi Bali atas Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2023 pada Pemerintah Kabupaten Tabanan dan Entitas Terkait lainnya di Tabanan yang berlangsung di Ruang Rapat Umum, Jayaning Singasana, Tabanan, Jumat (3/5/2024).
Dalam rapat yang dihadiri oleh Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Bali beserta tim tersebut, Sekda Susila didampingi oleh Asisten 1, Plt Asisten 3, jajaran kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, jajaran kepala bagian di lingkungan Setda Kabupaten Tabanan serta para Camat di Kabupaten Tabanan.
Saat menyampaikan sambutan Bupati Tabanan siang itu, Sekda Susila sampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pembinaan dan pemeriksaan terinci di Kabupaten Tabanan yang telah dilakukan Tim Pemeriksa BPK RI Perwakilan Provinsi Bali atas LKPD TA 2023 yang telah selesai dilakukan mulai pada 22 Maret hingga 3 Mei 2024.
“Kepada Tim Pemeriksa BPK RI, kami sampaikan terima kasih atas segala masukan, koreksi dan langkah-langkah perbaikan selama proses pemeriksaan berlangsung. Kami berharap kepada Bapak Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Bali dan jajarannya senantiasa dapat memberikan arahan kepada jajaran kami, agar efektivitas pelaksanaan sistem pengendalian interen dan kepatuhan terhadap peraturan perudang-undangan dapat berjalan dengan baik, sehingga kami dapat menyajikan laporan tepat waktu dan sesuai dengan standar yang berlaku,” ujar Sekda Susila.
Pihaknya berharap kualitas pengelolaan keuangan daerah di Pemkab Tabanan dapat ditingkatkan lagi, sehingga akan mampu mewujudkan Visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM). Di samping itu, pihaknya berpesan agar catatan yang disampaikan oleh BPK RI Perwakilan Provinsi Bali agar segera ditindaklanjuti oleh Kepala Perangkat Daerah terkait, sehingga laporan keuangan yang disajikan sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan yang berlaku dan besar harapan bahwa opini Wajar Tanpa Pengecualian dapat tetap dipertahankan.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Bali I Gusti Ngurah Satria Perwira mengharapkan penilaian WTP bisa semakin baik dan berkualitas. “Hasil karya bapak ibu sangat dinanti masyarakat, baik langsung maupun tidak langsung, itu harapan kami, semakin berkualitas, tindak lanjut sudah keren,” ujarnya. Di mana, tujuan penyelenggaraan pada dasarnya adalah untuk menyejahterakan masyarakat, khususnya masyarakat Tabanan.
Pewarta: Vika Jantika
Redaktur: Laurensius Molan