Komitmen Jaga Warisan Leluhur, Yayasan Jaring Sutra Kencana Bali Diresmikan

Peresmian dan pengukuhan pengurus Yayasan Jaring Sutra Kencana Bali yang bertempat di di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem, Badung, Kamis (30/11/2023) - (Foto Dok: LenteraEsai)

Mangupura, LenteraEsai.id – Yayasan Jaring Sutra Kencana Bali merupakan organisasi yang menjadi wadah bagi para penekun spiritual di Pulau Dewata. Bertempat di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung di Mangupura, para pengurus Yayasan Jaring Sutra Kencana Bali akhirnya dikukuhkan dan diresmikan pada Kamis, 30 November 2023.

Pada kesempatan kali ini, pendiri sekaligus pinisepuh Yayasan Jaring Sutra Kencana Bali, Dewa Agung Gede Palguna ketika memberikan sambutan mengatakan bahwa Yayasan Jaring Sutra Kencana Bali didirikan pada 28 November 2022. Artinya yayasan ini sudah mengarungi rentang waktu setahun, sehingga masih terbilang berusia muda.

Bacaan Lainnya

“Bisa dibilang kami masih jauh dari kesempurnaan, sehingga mohon tuntunan dan bimbingan agar Yayasan Jaring Sutra Kencana Bali bertumbuh menjadi lebih baik,” kata Dewa Agung Gede Palguna, mengharapkan.

Lebih lanjut dikatakannya, Yayasan Jaring Sutra Kencana Bali memegang prinsip untuk mengajegkan adat serta budaya Bali yang bernafaskan agama Hindu dan sesuai ideologi Pancasila.

“Untuk kegiatan yang dilakukan adalah melaksanakan pengabdian di bidang sosial, seni dan pelestarian budaya. Kami juga melaksanakan pengobatan tradisional yang merupakan warisan leluhur. Bersyukur pengobatan tradisional ini mendapat perhatian dan dukungan dari pemerintah yang terbukti telah memberikan ruang terhadap pengobatan atau usada Bali,” ujar Dewa Agung Gede Palguna.

Sementara itu, ketika didaulat memberikan sambutan, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menekankan atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Badung, dirinya menyambut baik keberadaan Yayasan Jaring Sutra Kencana Bali yang didirikan dengan tujuan untuk mengajegkan taksu Bali dengan menggali nilai-nilai luhur budaya dan kearifan lokal masyarakat Bali. Yayasan ini merupakan wadah bagi para Pengusada, para Srati/Tukang Banten, para Seniman/Praktisi Seni Budaya, Wewalian Sakral Bali dan para penekun Spiritual/Paranormal/Balian untuk mengajegkan warisan budaya dan nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Bali.

Bupati Giri Prasta menyampaikan, masyarakat Hindu Bali sangat kental dengan adat istiadat dan seni budaya dalam kehidupan kesehariannya yang terkenal hingga ke mancanegara. Bahkan budaya itu sudah melekat dalam kehidupan masyarakat yang diimplementasikan melalui upacara Panca Yadnya yang dilaksanakan secara tulus ikhlas sehingga memunculkan rasa cinta pada sesama manusia, binatang dan alam semesta.

“Yadnya merupakan sebuah kewajiban agar kita bisa selalu dekat dengan Ida Sang Hyang Widhi sebagai pencipta alam semesta. Bali ini berbudaya, jadi semaju apapun Pulau Dewata jangan sampai tergerus akar adat dan budaya kita, inilah yang akan dikawal Yayasan Jaring Sutra Kencana Bali. Saya sejak dilantik menjadi Bupati berkomitmen untuk mengembalikan wed unteng Bali dengan membangun Taman Bumi Banten untuk kebutuhan upakara dan upacara biar tidak ketergantungan dari daerah lain, mendirikan PAUD berbahasa ibu dan setiap hari Kamis menggunakan busana, bahasa dan sastra Bali,” ujar Bupati Giri Prasta saat menyampaikan sambutan pada peresmian Yayasan Jaring Sutra Kencana Bali dan pengukuhan pengurus yayasan itu untuk kabupaten/kota se-Bali, Kamis (30/11/2023) di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung.

Pada kesempatan itu Bupati Giri Prasta juga mengingatkan peran strategis masing-masing profesi yang tergabung dalam Yayasan Jaring Sutra Kencana Bali seperti srati/tukang banten berperan penting dapat menyamakan pemahaman pembuatan banten bagi para srati di Bali. Seniman tari wali berperan dalam melestarikan dan mewariskan tarian sakral saat pujawali dan upacara keagamaan umat Hindu Dharma. Tari-tarian sakral ini sebagai wujud bakti yang menghubungkan umat Hindu dengan penciptanya/Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Serta Pengusada dan para penekun Spiritual Bali berperan untuk mewujudkan kesehatan yang paripurna bagi masyarakat melalui pengobatan tradisional Bali.

“Saya mengapresiasi dan menyambut baik keberadaan Yayasan Jaring Sutra Kencana Bali, semoga taksu Bali tetap terjaga dengan ajegnya seni budaya, adat istiadat dan nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi warisan leluhur bangsa,” ujar Bupati Giri Prasta, mengakhiri sambutannya.

Sementara itu, Ketua Panitia Peresmian Yayasan Jaring Sutra Kencana Bali dan Pengukuhan Pengurus Kabupaten/Kota se-Bali, I Putu Gede Kartika Udayana mengucapkan terima kasih kepada Bupati Giri Prasta yang telah mensuport sarana prasarana sehingga acara tersebut bisa berjalan lancar dan sukses.

Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan jajaran Forkopimda Badung, Ketua Organisasi Kewanitaan Kabupaten Badung Nyonya Seniasih Giri Prasta, Bendesa Adat Sempidi Gusti Ngurah Martana dan Bendesa Adat Kwanji Ketut Sugiana serta tokoh masyarakat I Made Putra Wijaya.

Pewarta: Tri Vivi Suryani
Redaktur: Laurensius Molan

Pos terkait