Badung, LenteraEsai.id – Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung I Gede Sudarwita mewakili Bupati Badung menghadiri Karya Ngenteg Linggih Padudusan Agung Tawur Balik Sumpah Mapeselang Mapedagingan lan Mapedanan di Pura Dalem Desa Adat (DA) Jempeng, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung pada Kamis, 24 Agustus 2023.
Dalam sambutannya, Sudarwita mengatakan krama DA Jempeng luar biasa, sudah mampu melaksanakan upacara Dewa Yadnya dengan tingkatan utama ning utama. Hal itu bisa dilakukan karena paras paros sagilik saguluk salunglung sabayantaka (bersatu) benar-benar diterapkan di bawah koordinasi prajuru DA Jempeng.
“Karya sane margiang ida dane driki ring Pura Dalem Jempeng utama ning utama. Luar biasa niki, angayubagia pisan,” ujar Kadis Kebudayaan Badung dengan mimik wajah sumeringah.
Sementara itu, Kelian Desa Adat Jempeng I Ketut Jenar memaparkan, krama (warga)-nya sudah mulai menyiapkan karya sejak Mei 2023. Dudonan karya dimulai dari upacara aturpiuning dan Guru Piduka 4 Mei 2023. Semua krama, baik krama pemucuk lan penyelenggaraan (kaplekan) terlibat dalam menyukseskan karya.
Mengenai biaya, dikatakan berasal dari iuran krama, disokong dana BKK Pemkab Badung sebesar Rp1,250 miliar. Di samping itu juga punia (sumbangan) dari warga, baik berupa uang, beras maupun material lainnya. Misalnya anggota DPRD Badung, I Nyoman Dirgayusa dan anggota DPR-RI I Wayan Sudirta masing-masing mapunia seekor kerbau.
“Makeh malih (banyak lagi) sumbangan-sumbangan lainnya. Kami menyampaikan banyak terima kasih,” ujar Kelian Desa Adat Jempeng, menyampaikan.
Gubernur Bali Wayan Koster, walau tidak bisa menghadiri undangan karena kesibukannya, tetapi mengkonfirmasi akan mapunia Rp10 juta. Anggota DPRD Bali I Nyoman Laka yang hadir mapunia Rp2 juta dan Bendesa Desa Adat Seseh mapunia Rp7 juta, ucapnya, menambahkan.
Tampak turut hadir pada rangkaian upacara tersebut, Perbekel Taman I Gusti Sudarpa, unsur Parisada, Majelis Desa Pekraman, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan para undangan lainnya. (LE/Ima)







