Mangupura, LenteraEsai.id – Ketua DPRD Kabupaten Badung I Putu Parwata, menerima kedatangan prajuru Pura Hyang Pasek Gaduh, Banjar Beluran, Desa Krobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung di ruang kerjanya di Mangupura pada Senin, 20 Maret 2023.
Rombongan tamu yang dipimpin I Wayan Riasa itu disertai tiga orang prajuru di Banjar Beluran lainnya. Kedatangan mereka berkenaan dengan akan dilakukannya upacara pemelaspasan pelinggih di Pura Hyang Pasek Gaduh dan pura lainnya.
Pada kesempatan itu, Kedua DPRD Badung menyerahkan dua unit soundsystem (werles) yang sebelumnya sempat dimohonkan pengadaannya kepada pihak Dewan oleh prajuru Banjar Beluran, Desa Krobokan Kaja.
“Perbaikan pelinggih di Pura Hyang Pasek Gaduh juga dibantu Pemerintah Kabupaten Badung. Ini akan dilaksanakan upacara melaspas (penyucian), mereka mohon bantuan dua unit werles,” ujar Putu Parwata menjawab awak media massa usai menyerahkan werles kepada prajuru Pura Hyang Pasek Gaduh.
Prajuru pura dalam surat audiensinya mengungkapkan, karena lokasi Pura Hyang Pasek Gaduh berada di pinggir jalan raya, maka dibutuhkan alat pengeras suara saat upacara melaspas atau kegiatan lainnya. Dengan harapan sistem komunisasi berjalan lancar dan dapat diterima dengan jelas oleh seluruh pemedek.
Usai menerima prajuru Pura Hyang Pasek Gaduh, Ketua DPRD Badung Putu Parwata menerima dua orang Panitia HUT ST Banjar Bhinneka Nusa Kauh, Desa Dalung. ST ini telah melaksanakan perayaan HUT dan pentas seni budaya di Balai Serbaguna Banjar Bhinneka Nusa pada Sabtu, 18 Maret 2023 lalu.
Ketua DPRD Badung membantu Rp 5 juta untuk mengatasi kekurangan dana atas kegiatan yang telah mereka lakukan. “Mereka dari Seka Taruna Banjar Bhinneka Nusa Kauh, Dalung. Baru saja habis melaksanakan HUT dan pentas budaya. Jadi kami bantu dana Rp 5 juta untuk melunasi kekurangan dana yang telah mereka keluarkan,” ujar Ketua Dewan Badung yang asal Desa Dalung itu. (LE/Ima)







