Karangasem, LenteraEsai.id – Dampak gempa beruntun yang mengguncang wilayah Kabupaten Karangasem, Bali pada Selasa (13/12/2022) sore, telah menimbulkan kerusakan pada bangunan milik warga dan fasilitas pemerintah seperti kantor.
Bahkan, gempa susulan sampai berita ini ditulis Rabu (14/12) siang, getarannya masih dirasakan oleh warga di beberapa desa di Kabupaten Karangasem.
Menurut informasi di lapangan, gempa kali ini dirasakan hampir di seluruh Provinsi Bali. Pusat gempa di wilayah Kabupaten Karangasem, yakni pada titik koordinat 8.24LS, 115.60BT, 14 km timur laut Karangasem, di kedalaman 10 km.
Dari pemantauan di lapangan, terlihat sejumlah warga masih begitu ketakutan saat permukaan bumi dirasakan bergetar. Bahkan, para pegawai di Kantor Perbekel Desa Baturinggit, Kecamatan Kubu, berhamburan keluar kantor begitu gempa susulan terjadi.
“Baru saja ada gempa lagi, jadi kami menyelamatkan diri di sini (halaman depan kantor) dan belum berani ke dalam,” kata salah seorang pegawai Kantor Perbekel Desa Baturinggit yang tengah berkerumuh dengan teman-temannya di halaman kantor.
Desa Baturinggit yang tergolong cukup dekat dengan pusat gempa, cukup banyak bangunan yang terdampak, termasuk kantor perbekel desa setempat.
Bagian atap kantor perbekel rontok, serta di beberapa titik plafon terlepas. Tak hanya itu, beberapa retakan pada tembok juga terlihat. Dan yang paling parah, angkul-angkul kantor hancur dan roboh. Bahkan material robohan, ketika ditinjau wartawan masih terlihat berserakan.
Perbekel Desa Baturinggit, I Gede Putu Telantik SE mengatakan, kerusakan terparah ada di Dusun Baturinggit Kelod. “Dampaknya sangat luar biasa, banyak rumah warga kami yang atapnya rontok, sanggah warga sampai pura kami di wilayah Desa Adat Gerombong (Pura Gerombong) juga roboh,” ucapnya.
Ada 4 rumah warga di Baturinggit Kelod yang mengalami kerusakan cukup parah, sementara belasan lainnya terlihat retak-retak dan bagian genteng jatuh berhamburan.
“Kami mohon kepada pemerintah yang adalah atasan kami, untuk secepatnya dapat mengambil langkah-lamngkah yang diperlukan, sehingga penyelenggaraan pemerintahan di Desa Baturinggit bisa kami lakukan dengan sesegera mungkin,” katanya, mengharapkan. (LE-Ami)







