Prof Rai Maya Sebut Ekstrak Rumput Laut Jadi Solusi Pengendalian Virus Tanaman Cabai di Bali

Prof. Rai Maya saat memaparkan hasil penelitiannya dalam acara Senastek dan Senasdimas Unud 2022 (Foto: Dok Humas Universitas Udayana)

Denpasar, LenteraEsai.id – Prof Dr Ir I Gede Rai Maya Temaja MP IPU serta Dr Trisna Agung Phabiola SP MSi dan Dr Khamdan Khalimi SP MSi, menyampaikan salah satu riset yang menghasilkan teknologi baru yang diberi judul ‘Formulasi Ekstrak Rumput Laut Eucheuma Cottoni Sebagai Kandidat Antiviral Dalam Pengendalian Pepper Yellow Leaf Curl Indonesia Virus (PYLCIV)’, dalam acara Senastek IX & Senasdimas I Unud tahun 2022.

Pada acara yang berlangsung di Denpasar selama tiga hari hingga Kamis (1/12), Prof Rai Maya Temaja mengatakan bahwa pihaknya menemukan teknologi efektif ramah lingkungan dalam pengendalian virus cabai yaitu dengan menyemprotkan ekstrak rumput laut.

Bacaan Lainnya

Prof Rai dalam paparannya menyampaikan bahwa potensi rumput laut sebagai proteksi tanaman semakin besar terlihat dari hasil penelitiannya bersama tim riset dari Fakultas Pertanian, Universitas Udayana.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak rumput laut dapat menghambat virus dengan waktu inkubasi 9-12 hari pada kedua isolat PYLCIV dari Kintamani dan Baturitri dibandingkan tanaman tanpa perlakuan (3 hari). Pada saat isolasi tanaman cabai Baturitri umur 4 MST menunjukkan 11/30 tanaman negatif PYLCIV dengan hasil deteksi Polymerase chain reacton (PCR). Sedangkan isolat Cabai Kintamani menunjukkan 2/30 tanaman negatif PYLCIV.

Tanaman negatif PYLCIV juga tidak menunjukkan gejala pada daun muda. Hasil ini menunjukkan bahwa ekstrak rumput laut mampu menekan infeksi virus. Sampai saat ini Prof Rai Maya dan tim sudah mengembangkan ekstrak tersebut menjadi produk ‘Bulung Prof Spray’. Produk ini adalah produk formulasi ekstrak rumput laut yang dapat diaplikasi dengan cara disemprot langsung melalui kemasan hand sprayer dan dapat dibawa kemana-mana saat beraktivitas.

Prof Rai Maya memiliki kesan yang mendalam dalam mengikuti kegiatan ini, karena dapat mempertemukan para peneliti dan pengabdi di Universitas Udayana. Sebagai seorang Wakil Rektor Bidang Akademik, forum seperti ini akan meningkatkan kerja sama dan kolaborasi lintas ilmu sehingga dapat menjawab tantangan dan permasalahan masyarakat. Di samping itu, Prof Rai juga berharap ke depannya akan banyak muncul produk-produk inovasi yang bermunculan dari Universitas Udayana. (LE-DP)

Sumber: www.unud.ac.id 

Pos terkait