Kisah Awak KMP Mutiara Timur yang Diselamatkan Nelayan di Perairan Jemeluk

Karangasem, LenteraEsai.id – KMP Mutiara Timur I rute Lembar-Ketapang mengalami kecelakaan di perairan Jemeluk, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, pada Rabu (16/11/2022) sore.

Dari bawah dek kapal tiba-tiba mengeluarkan asap tebal mengepul ke udara hingga menyebabkan seluruh penupang dan awak kapal dilanda kepanikan. Jika ditotal, jumlah penumpang dan ABK mencapai 300-an orang.

Bacaan Lainnya

Beruntungnya, seluruh penumpang maupun ABK berhasil dievakuasi tim SAR gabungan dengan selamat. Di antaranya melibatkan KRI TNI AL yang tengah berjaga-jaga di perairan Bali terkait penyelenggaraan KTT G20 di Nusa Dua.

Sebagian besar penumpang dievakuasi ke daerah tujuan awal mereka, yakni ke Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. Sementara itu, ternyata terdapat 8 orang yang masih tertinggal di Bali. Mereka merupakan korban yang diselamatkan langsung oleh nelayan setempat dan dibawa ke darat melalui jalur Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem.

Badui, salah seorang ABK yang selamat dan saat ini tengah ditampung di Kantor Polsek Abang, mengatakan perihal kejadian tersebut. “Ketika kejadian tentu saja seluruh penumpang panik semua. Memang bukan api yang keluar, melainkan asap, itu asalnya dari bawah dek kapal. Namun saya sendiri tidak tahu itu disebabkan oleh apa. Ketika asap mengepul, semua penumpang kita beritahu untuk ke atas. Kita tetap utamakan keselamatan penumpang terlebih dulu. Setelah semua turun dari kapal, baru kru yang turun, baru kemudian kapten,” katanya.

Yosa Patri, salah sorang ABK yang lain, menyebutkan hal yang sama. Bahkan saking paniknya, ia dan seluruh sebagian besar penumpang tidak sempat untuk menyelamatkan barang bawaannya. “Jumlah ABK di kapal sebanyak 38 orang, sementara penumpang sekitar 260-an orang. Semua selamat,” ungkapnya. Saat ini mereka hanya berharap dapat pulang ke daerah asalnya masing-masing dengan selamat.

Sementara Kapolsek Abang AKP Ketut Anyar Wijana SH yang saat itu bersama Kalaksa BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa mengatakan, kedelapan penumpang dan ABK yang kini masih berada di Kantor Polsek Abang akan dibawa ke Pelabuhan Padangbai. “Kita akan berkoordinasi dulu dengan pihak Pelabuhan Padangbai untuk dapat memulangkan mereka ke daerah asalnya,” ujar AKP Anyar Wijana.

“Ke 8 orang tersebut, 5 di antaranya bersatus penumpang dan 3 lainnya ABK. Mereka bisa dievakuasi sampai ke Kantor Polsek setelah sebelumnya berhasil diselamatkan oleh nelayan di lokasi kejadian,” ujar Kalaksa Arimbawa sembari menambahkan, sebagian besar penumpang dan ABK sudah dievakukasi KRI TNI AL ke Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.  (LE-Ami)

Pos terkait